Perampokan Bos Sembako di Batam, Pelaku Terancam 9 Tahun Penjara

perampokan bos sembako
Polda Kepri menggelar konferensi pers pengungkapan kasus perampokan bos sembako di Batam, Senin (4/9/2023). Foto: Go

Batam (gokepri.com) – Kasus perampokan bos sembako di Batam beberapa waktu lalu akhirnya terungkap. Kerugiannya mencapai Rp200 juta. Saat pelaku ditangkap uang hasil rampokan hanya tersisa Rp7 juta.

Polda Kepri berhasil mengusut kasus perampokan tersebut. Tersangka berinisial PIJ (42) pun terancam hukuman penjara selama 9 tahun.

“Pelaku kami tetapkan sebagai tersangka dengan sangkaan pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara 9 tahun,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, di Mapolda Kepri, Senin 4 September 2023.

Baca Juga: Perampokan Pengemudi Truk di Nongsa, Harta Benda Lenyap

Pandra menjelaskan, hukuman yang ditetapkan sudah sesuai dengan hasil penyelidikan.

Ia mengungkapkan modus operandi tersangka adalah dengan mengancam korban menggunakan pisau saat tersangka dan korban melakukan transaksi di salah satu bank di kawasan Batuaji, Kota Batam.

Uang sebanyak Rp 200 juta yang rencananya akan disetor ke bank gagal disetor akibat ulah pelaku.

“Pelaku merupakan karyawan korban. Uang yang dirampas sisa Rp7 juta dari Rp200 juta, digunakan pelaku untuk foya-foya,” kata dia.

Ia menjelakan, pelaku berani melakukan aksinya karena korban merupan tuna wicara dan sengaja memanfaatkan kelemahan korban.

Usai melakukan perampokan korban melarikan diri menggukan mobil minibus milik korban.

Polisi akhinya menemukan jejak tersangka yang berada di Bekasi. Setelah ditangkap tersangka kemudian langsung dibawa ke Polda Kepri untuk menjalani proses hokum.

Pelaku langsung ditahan untuk menjalani proses hukum dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

BAGIKAN