Batam (gokepri.com) – Penyebaran virus corona yang terus meluas sejak awal tahun 2020 lalu memberikan dampak hampir di semua sektor. Tak hanya kesehatan saja, tapi juga sektor ekonomi di Kota Batam.
Bandara Internasional Hang Nadim salah satunya. Sejak virus corona melanda, jumlah penumpang yang menggunakan transportasi udara mengalami penurunan drastis.
Pelaksana tugas (Plt) Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) dan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) BP Batam, Benny Syahroni mengatakan jumlah penumpang selama tahun 2020 mengalami penurunan sekitar 50 persen lebih jika dibandingkan tahun 2019 lalu.
“Tahun lalu jumlah penumpang melalui Bandara Hang Nadim sekitar 4 juta lebih. Tahun ini kita perkirakan hanya sekitar 2 juta penumpang,” kata Benny di Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Rabu (23/12/2020).
Menurunnya jumlah penumpang kata dia sudah pasti memberikan dampak terhadap pendapatan negara bukan pajak (PNBP) yang dikelola BUBU Hang Nadim. Karena itu pandemi Covid-19 ini tentu diharapkan bisa segera berakhir.
Benny menjelaskan sebelum pandemi Covid-19, pendapatan BUBU Hang Nadim rata-rata setiap tahun bisa mencapai Rp200 miliar. Namun tahun 2020 ini diperkirakan hanya Rp100 miliar.
“Artinya memang ada potensi sekitar Rp100 miliar kita kehilangan pendapatan. Mudah-mudahan tahun depan Covid-19 ini bisa berakhir,” katanya.
Namun, kendati demikian pihaknya mengaku akan tetap berupaya terus meningkatkan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Terutama terkait dengan penerapan protokol kesehatan.
Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran virus corona. Jika hal itu dilakukan bersama pihaknya yakin pandemi ini bisa segera berakhir, sehingga aktivitas bisa kembali normal.
“Menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan harus terus dilakukan. Baik itu penumpang ataupun juga petugas pelayanan,” ujarnya. (ARD)
|Baca Juga: Hang Nadim Antisipasi Lonjakan Penumpang Natal dan Tahun Baru









