Pemko Batam Benahi Sei Beduk dari Pelayanan Air hingga Jalan

air bersih Batam
Penyerahan insentif secara simbolis kepada pengurus RT RW dan lurah di Kecamatan Sei Beduk oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad (tengah) di Sei Beduk Batam, Kepri. Foto: Diskominfo Batam

Jaringan perpipaan berusia puluhan tahun dan turunnya volume air baku menjadi kendala distribusi. Pemko Batam juga mengusulkan 23,5 hektare lahan untuk pemakaman.

BATAM (gokepri) — Pemerintah Kota Batam menangani sejumlah kebutuhan dasar warga di Kecamatan Sungai Beduk mulai dari gangguan distribusi air bersih hingga kebutuhan lahan pemakaman. Pemerintah juga mempercepat pembangunan jalan dan penambahan penerangan untuk memperkuat layanan serta konektivitas wilayah.

Gangguan air bersih menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebut jaringan perpipaan yang berusia puluhan tahun dan penurunan volume air baku menjadi bagian dari persoalan distribusi.

Baca Juga: Saat Batam Mulai Mencari Sumber Air Baru

“Ada beberapa masalah, satu jaringan perpipaan yang telah berusia puluhan tahun perlu direvitalisasi,” kata Amsakar. Ia juga menyebut kendala sistem pemantauan distribusi serta rendahnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir turut memengaruhi ketersediaan air baku.

Amsakar mengajak masyarakat menjaga kawasan tangkapan air atau catchment area untuk mempertahankan ketersediaan air baku. Ia juga meminta warga menghemat penggunaan air bersih di rumah tangga.

“Persoalan air bersih ini sangat kompleks,” ujar Amsakar. Ia meminta warga ikut menjaga kawasan tangkapan air dan menggunakan air secara bijak.

Selain air bersih, Pemko Batam menyiapkan perluasan lahan pemakaman di sejumlah wilayah Kecamatan Sungai Beduk. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kota Batam Eryudhi Apriadi mengatakan lahan yang diusulkan untuk kebutuhan pemakaman mencapai 23,5 hektare.

Dari total usulan tersebut, proses persetujuan pinjam pakai lahan seluas 4,76 hektare telah memasuki tahap akhir di tingkat pusat. Pemerintah mengajukan penggunaan lahan secara bertahap untuk mempercepat proses persetujuan.

“Untuk mempercepat proses di pusat, pengajuan pinjam pakai lahan kami lakukan secara bertahap,” kata Eryudhi. Ia mengatakan proses untuk lahan seluas 4,76 hektare kini tinggal menunggu rapat pimpinan.

Ads bp batam 2026 baru

Di sektor transportasi, Pemko Batam membangun tahap pertama Jalan Lingkar Selatan dari Simpang Sei Tanjung menuju Kantor Camat Sungai Beduk. Jalan sepanjang 2,4 kilometer itu tengah dibangun pada 2026 dan direncanakan berlanjut hingga Dam Duriangkang.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam Metra Dinata mengatakan pembangunan jalan tersebut bertujuan meningkatkan konektivitas sekaligus membantu mengurai kemacetan. Pemkot Batam juga menambah Penerangan Jalan Umum secara bertahap di sepanjang Jalan S. Parman dan Kampung Duriat bersama BP Batam.

Baca Juga: BP Batam Benahi Layanan Air Bersih di 18 Wilayah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait