BATAM (gokepri) – Keputusan Pemko Batam membatalkan kegiatan buka puasa bersama karena tunduk pada keputusan Presiden Joko Widodo.
Pemerintah Kota Batam telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,2 miliar untuk kegiatan buka puasa bersama yang kini dilarang oleh Presiden RI Joko Widodo.
Pemerintah beralasan keputusan itu untuk meminimalisir potensi penyebaran COVID-19 dengan meniadakan kegiatan buka puasa bersama bagi pejabat dan pegawai pemerintah.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin menjelaskan anggaran tersebut awalnya direncanakan untuk digunakan dalam acara buka puasa bersama di rumah pimpinan daerah. Namun, setelah adanya pembatalan dari pemerintah pusat terkait dengan larangan buka puasa bersama, anggaran tersebut batal digunakan.
“Kami sudah mempersiapkan anggaran sebesar Rp1,2 miliar untuk kegiatan buka puasa bersama di rumah pimpinan daerah. Namun, setelah adanya pembatalan, anggaran tersebut belum bisa digunakan untuk kegiatan lainnya,” ujar Jefridin, Senin 27 Maret 2023.
Dikutip dari Situs Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP, anggaran itu bertuliskan Belanja Konsumsi Buka Puasa Bersama Kepala Daerah (BAGUM) dengan kode 37853397 dengan sumber dana dari APBD.
Dari anggaran sebesar Rp1,2 miliar tersebut, sebesar Rp742 juta akan digunakan untuk acara buka puasa bersama di rumah Walikota Batam, Muhammad Rudi, dan sisanya sebesar Rp481 juta untuk acara di rumah Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad.
Jefridin menjelaskan pembagian anggaran tersebut berdasarkan jumlah tamu yang diundang dan standar satuan harga makanan prasmanan senilai Rp110 ribu per orang.
“Sesuai dengan standar satuan harga, memang segitu harganya. Jadi makanya anggarannya mencapai segitu,” ujarnya.
Meski anggaran tersebut sudah disiapkan, pemerintah Kota Batam mengikuti larangan dari pemerintah pusat terkait dengan acara buka puasa bersama. Namun, Sekda Jefridin mengatakan anggaran tersebut dapat dialihkan untuk kegiatan lainnya di masa yang akan datang.
“Saat ini, pembatalan acara buka puasa bersama sudah dikeluarkan. Anggaran tersebut bisa saja dialihkan untuk kegiatan lainnya. Namun, hal tersebut akan dibahas kembali pada anggaran perubahan nanti,” jelas Jefridin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Transisi Pandemi ke Endemi, Jokowi Minta Buka Puasa Bersama Pejabat-Pegawai Pemerintah Ditiadakan
Editor: Candra Gunawan









