BATAM (gokepri.com) – Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi membuka pendaftaran Pemilihan Duta Bahasa Kepri Tahun 2026.
Kepala Kantor Kepri, Dr. Titik Wijanarti mengatakan, kegiatan tahunan ini menjadi wadah strategis bagi anak muda untuk berperan aktif dalam penguatan literasi serta pengembangan kebahasaan dan kesastraan di daerah.
Ia menegaskan bahwa Pemilihan Duta Bahasa bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda.
“Pemilihan Duta Bahasa bukan hanya tentang kompetisi, melainkan ruang pembinaan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan dalam memartabatkan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing,” ujarnya.
“Kami berharap Duta Bahasa dapat menjadi teladan dalam penggunaan bahasa yang baik dan benar serta aktif menginisiasi gerakan literasi di tengah masyarakat,” tambah Titik.
Melalui ajang ini, Duta Bahasa Kepulauan Riau terpilih akan mewakili provinsi pada Pemilihan Duta Bahasa Nasional Tahun 2026. Oleh karena itu, Kantor Bahasa mengundang putra-putri terbaik Kepri untuk berpartisipasi dan menunjukkan kapasitasnya dalam bidang kebahasaan dan kepemimpinan.
Adapun persyaratan umum peserta, yakni berusia 18–25 tahun, berdomisili di Kepri, berpendidikan minimal SMA/sederajat, serta memiliki kemampuan berbahasa Indonesia, bahasa daerah (Melayu Kepri), dan minimal satu bahasa asing.
Peserta juga wajib mengikuti seluruh rangkaian seleksi hingga masa pengabdian. Pendaftaran dibuka pada 5 Maret hingga 10 April 2026, dilanjutkan dengan seleksi berkas, wawancara, santiaji, hingga masa karantina dan puncak acara yang dijadwalkan pada 20–22 Mei 2026. Total hadiah yang disediakan dalam ajang ini mencapai Rp17.000.000,00 (dipotong pajak).
Informasi lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui tautan https://linktr.ee/PildubasKepri.
Ketua Ikatan Duta Bahasa (Ikadubas) Kepri, Muhammad Chairuddin juga menyampaikan hal serupa. Ia mengajak para generasi muda untuk terus mengukir prestasi terutama untuk mengharumkan nama Kepri di tingkat nasional.
“Lankah awalnya dari Pildubas Kepri ini agar nanti bisa mewakili Kepri di tingkat nasional,” katanya.
Selain berprestasi, para generasi muda juga dapat berkontribusi langsung dalam pembangan bahasa Indonesia hingga pelestarian bahasa daerah.
“Setelah dari Pildubas Kepri, para finalis akan tergabung bersama kami di Ikadubas Kepri untuk berkegiatan dan berproses bersama dalam pengembangan dan pembinaan bahasa,” lanjut Chairuddin.
Penulis: Engesti








