Pemerintah Gesa Pembangunan 200 Rumah Suku Laut di Lingga

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meninjau pembangunan rumah suku laut di Lingga, Senin (20/11/2023). Foto: Diskominfo Kepri.

Lingga (gokepri.com) – Pemerintah Provinsi Kepri berkolaborasi dengan Pemerintah pusat menganggarkan dana sebesar Rp7 miliar untuk membangun 200 rumah bagi suku laut di Lingga pada tahun 2023.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meninjau langsung pembangunan rumah bagi suku laut yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan. Salah satu lokasi yang ditinjau adalah di Desa Tajur Biru, Lingga, Senin 20 November 2023.

Untuk sampai ke lokasi desa tersebut, Ansar dan rombongan harus menempuh waktu sekitar 1 jam 30 menit dari Pelantar 1 Tanjungpinang menggunakan kapal Kepri 1 milik Pemerintah Provinsi Kepri.

HBRL

Baca Juga: Puluhan Tahun Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah, Suku Laut Tanjunggundap Kini Terancam Terusir 

Di desa ini terdapat 13 unit rumah suku laut yang sedang dalam proses pengerjaan dan digesa selesai pada akhir Desember 2023.

“Hari ini kita meninjau rumah-rumah suku laut di sini yang pembangunannya sudah mencapai 70 persen,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemprov kepri.

Ansar meminta Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Provinsi Kepri agar menggesa pembangunan rumah tersebut sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Ansar mengatakan pembangunan rumah tersebut untuk masing-masing unitnya dianggarkan sebesar Rp35 juta.

“Kita harus menyadarinya bahwa daerah kita ini adalah kepulauan dan laut adalah berandanya. Maka dari ini suku-suku laut ini harus kita bina, kita perhatikan juga kegiatan-kegiatan teknisnya nanti nanti, seperti aktivitas menangkap ikan dan lainnya,” kata Ansar.

Menurutnya, pemilihan posisi rumah yang sedang dibangun saat ini sudah bagus karena menghadap langsung ke laut.

“Setelah ini selesai baru kita urus masalah listrik dan lain-lainnya,” ujar Ansar.

Pembangunan rumah untuk suku laut ini kata Ansar tidak akan berhenti di Lingga saja, namun pelan-pelan Pemerintah Provinsi Kepri akan memperhatikan semua daerah yang masih terisolir. Baik soal akses jalan maupun akses jaringan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

***

Pos terkait