Batam (gokepri.com) – Mulai dilonggarkannya perjalanan ke sejumlah negara membuat warga Batam berbondong-bondong mengurus atau memperpanjang paspornya. Angka mereka yang memakai layanan di Imigrasi itu meningkat dua kali lipat dari hari biasa.
Kepala Bidang Teknologi Informasi Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Batam, Tessa Harumdila mengatakan, sejak dibukanya pintu perjalanan pada beberapa waktu lalu sangat berpengaruh terhadap pembuatan paspor.
“Sejak dibukanya (akses perjalanan) permohonan paspor meningkat,” kata Tessa, saat dihubungi melalui pesan Whatsapp, Selasa 29 Maret 2022.
Menurut dia, dalam satu hari biasanya pembuatan paspor yang masuk atau perpanjang hanya 40-50 orang. Namun kini permohonan permohonan paspor mencapai 100 orang per hari.
Data itu didapat dari dua lokasi layanan pembuatan paspor di kantor Imigrasi di Batam Center dan permohonan di ULP Harbourbay. Masing-masing tercatat rata-rata 50 permohonan.
Tessa menyebut peningkatan ini sangat tinggi baik dari permohonan baru pembuatan paspor dan perpanjangan paspor.
“Dua-duanya sama-sama meningkat,” Kata dia.
Tessa mengatakan tidak ada kendala berarti walaupun ada peningkatan pepohonan pembuatan paspor. Pihaknya mengaku Imigrasi masih memberikan pelayanan seperti biasa.
Seperti diberitakan, Singapura mulai melonggarkan pintu masuk ke negaranya mulai 1 April 2022. Pelancong yang sudah divaksin lengkap bisa masuk ke Singapura tanpa karantina dan hanya perlu tes antigen atau PCR sebelum berangkat. Namun Singapura tetap memberlakukan syarat asuransi. Pelancong wajib memiliki asuransi senilai SGD30.000.
Sedangkan ketentuan VTL Singapura-Batam Bintan juga disederhanakan. Jika sebelumnya Singapura membatasi jumlah pengunjung setiap pekan sebanyak 350 pengunjung, mulai 1 April 2022 tidak ada lagi pembatasan jumlah pelancong.
Penulis: Engesti








