Peluang Kain Halal Indonesia Merambah Pasar Internasional

kain halal indonesia
Pekerja menata kain bahan di Pasar Baru, Jakarta, 26 Oktober 2020. FOTO: Tempo/Tony Hartawan

JAKARTA (gokepri) – Kain dan fashion halal asal Indonesia berpotensi besar untuk merambah pasar internasional berkat sifatnya yang ramah lingkungan.

Poppy Dharsono, Ketua Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), menegaskan bahwa kain halal ini terbuat dari biji kapas yang diproduksi tanpa mengandung zat kimia atau zat tertentu dari hewan.

“Secara keimanan, kain tipe ini adalah pilihan yang tepat karena sudah tersertifikasi halal,” ujarnya dalam acara jumpa pers pada Selasa, 10 September 2024.

Dukungan dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melalui program Indonesia Global Halal Fashion (IGFH) menjadi langkah strategis bagi APPMI. Mereka berencana untuk berpartisipasi dalam pagelaran fashion di kota-kota besar dunia seperti London, Milan, Paris, dan Istanbul, membawa produk fashion yang berbahan baku kain halal.

Menurut Poppy, keempat kota tersebut adalah titik awal yang ideal untuk memasuki pasar global. “Jika produk fashion Indonesia berbahan kain halal diterima di kota-kota mode tersebut, maka pasar Timur Tengah yang mayoritas penduduknya beragama Islam akan mudah dijangkau,” tambahnya.

Keberhasilan di London, Milan, dan Paris diharapkan dapat membuka jalan menuju pasar Dubai dan negara-negara Timur Tengah lainnya. “Walau dimulai dari yang kecil, Indonesia sebagai negara Muslim terbesar sepatutnya mencanangkannya untuk pertama kali,” ungkap Poppy.

Di tengah tantangan yang dihadapi industri tekstil Tanah Air, yang menyebabkan puluhan ribu tenaga kerja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), produk fashion berbahan kain halal bisa menjadi titik cerah.

Poppy juga menekankan kain halal tidak hanya diminati oleh pemeluk Islam, tetapi juga kalangan non-Islam karena aspek ramah lingkungan yang sejalan dengan tujuan pembangunan global yang menekankan keberlanjutan.

Muhammad Aqil Irham, Kepala BPJPH, menjelaskan bahwa beberapa produk tekstil dan fashion asal Indonesia sudah mendapatkan sertifikat halal, seperti kain irham dan kaos kaki. Ia menambahkan bahwa IGFH tidak hanya berfokus pada promosi produk fashion halal Indonesia di pasar dunia, tetapi juga berupaya membuktikan bahwa produk Indonesia sangat kompetitif di pasar global.

Bp batam banner link sep 2027

Baca: Keran Ekspor Pasir Laut Resmi Dibuka, Apa Syaratnya?

Untuk memimpin pasar produk fashion halal, Indonesia perlu memperkuat dan mengembangkan ekosistem produk dalam negeri secara komprehensif dari hulu ke hilir. “Kita perlu inovasi yang berkelanjutan,” kata Muhammad, mengingat pentingnya dukungan penuh terhadap pengembangan industri fashion halal di tanah air.

Dengan upaya tersebut, Indonesia diharapkan dapat mengambil langkah signifikan dalam membangun citra global fashion halal yang tidak hanya menjawab kebutuhan konsumen, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. BISNIS INDONESIA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait