Pekerja Proyek RS Awal Bros Batu Aji Meninggal, Diduga Penyakit Jantung

RS Awal Bros Batam
Rumah Sakit Awal Bros Batam. (Foto: istimewa)

BATAM (gokepri) – Pembangunan Rumah Sakit Awal Bros di Batam menelan korban jiwa. Seorang pekerja tewas, namun penyebab kematian masih jadi pertanyaan.

Seorang pekerja konstruksi berinisial Syahidia (37), warga Subang, Jawa Barat, tewas di lokasi proyek pembangunan Rumah Sakit Awal Bros Batu Aji, Batam, Kamis (22/5/2025) pagi. Korban ditemukan tidak sadarkan diri dengan kepala tersandar di dinding oleh rekan kerjanya.

Meskipun sempat ada laporan awal mengenai korban terjatuh dari ketinggian, pihak RS Awal Bros Group dan kontraktor proyek memberikan kronologi berbeda. Menurut keterangan yang diterima dari rekan almarhum, Syahidia baru saja sarapan dan minum kopi, serta masih terlihat berjalan menuju lokasi kerja. Ia ditemukan tidak sadar sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Graha Hermin. Namun, dokter UGD menyatakan almarhum tiba dalam kondisi tidak responsif dan tanpa nadi, lalu dinyatakan meninggal dunia pukul 08.55 WIB dengan dugaan penyakit jantung. Dari keterangan dokter RS Graha Hermin, tidak ditemukan tanda kekerasan pada jenazah.

Kapolresta Barelang, Kombes Polisi Zaenal Arifin, membenarkan adanya insiden kecelakaan kerja tersebut. Namun, hingga Jumat (23/5/2025), pihak kepolisian belum menerima laporan resmi terkait kejadian itu. “Kami sudah mendapatkan informasi terkait laka kerja itu, dan kami menunggu laporan dari pihak rumah sakit dan kepala proyek,” ujar Kombes Zaenal.

Jenazah Syahidia kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemulasaran dan diterbangkan ke kampung halamannya di Subang pada Kamis malam. Proses pemulangan jenazah via pesawat udara biasanya disertai surat keterangan dari kepolisian, namun dalam kasus ini polisi belum menerbitkannya karena belum ada laporan resmi.

Pihak RS Awal Bros Group turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya salah satu pekerja vendor proyek mereka. Mereka berkomitmen menjalankan proyek sesuai prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan prosedur yang berlaku. “Kami terus melakukan evaluasi agar standar keselamatan di lingkungan kerja dapat semakin ditingkatkan ke depannya,” ucap dr. Widya Putri, MARS, selaku Direktur RS Awal Bros Group.

RS Awal Bros dan kontraktor telah memberikan pendampingan penuh kepada keluarga almarhum sejak di RS Graha Hermin hingga jenazah diantar ke Subang. Pihak keluarga menyatakan ikhlas atas kepergian almarhum. Selain itu, RS Awal Bros dan kontraktor telah menemui Polsek Batu Aji dan memberikan keterangan pada Jumat siang.

Baca Juga: Awal Bros Bangun Rumah Sakit di Batu Aji dan Pekanbaru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti Fedro
Editor: Candra Gunawan

Pos terkait