Batam (gokepri.com) – Penyintas Covid-19 di Batam antusias mendonorkan plasma darahnya demi menolong pasien lewat terapi plasma konvalesen.
Beberapa calon pendonor tersebut berasal dari kalangan pejabat. Salah satunnya Yusfa Hendri yang menyatakan bersedia mendonorkan plasmanya untuk pasien yang terpapar virus Corona. Yusfa adalah Asisten I Pemkot Batam Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Batam.
“Saya sudah meminta melalui Pak Didi (Kepala Dinas Kesehatan Batam),” kata Yusfa, Senin (1/2/2021).
|Baca Juga: Mengenal Terapi Plasma, Donor Penyelamat Pasien Corona
Bersama Yusfa, sejumlah penyintas COVID-19 yang juga ASN di lingkungan Pemkot Batam juga sudah menyatakan kesediaannya untuk mendonorkan plasma.
Kepri berpeluang besar mendapat plasma darah penyintas Covid-19. Jumlah pasien yang sembuh per 1 Februari 2021 mencapai 4.992 orang. Tingkat kesembuhan di provinsi ini mencapai 88,6 persen.
Masalahnya, sebagian besar dari mereka tidak lulus penyaringan di Palang Merah Indonesia Kota Batam.
Kepala Unit Donor Darah PMI Batam Novia mengatakan terdapat 45 orang penyintas Covid-19 yang ingin mendonorkan plasma konvalesen. Namun, ujar Novia, hanya tiga orang yang lolos screening.
“Untuk saat ini penyintas Covid-19 masih sama seperti kemarin. Soalnya banyak yang gagal di screening awal, berdasarkan pemeriksaan,” kata Novia di Batam, Senin (1/2/2021).
Terdapat sejumlah syarat bagi penyintas Covid-19 untuk bisa mendonorkan plasma konvalesen. Syarat tersebut antara lain menjalani karantina sekitar 28 hari.
|Baca Juga: PMI Batam Mulai Fasilitasi Donor Plasma Konvalesen
PMI mengutamakan pendonor lelaki dan tidak pernah menjalani transfusi darah, serta harus sehat dan bukan orang tanpa gejala saat menderita Covid-19.
Menurut dia, apabila penyintas Covid-19 tanpa gejala, respons imunnya relatif lamban, berbeda dengan orang dengan gejala.
Sementara itu, hingga kini, belum ada permintaan plasma konvaselen dari pasien Covid-19 kepada PMI Batam. “Plasma kita masih belum ada permintaannya,” kata dia.
Menurut Novia terapi plasma konvalesen relatif efektif bagi pasien Covid-19 dengan keadaan umum berat, bukan untuk bagi orang tanpa gejala.
Sumber: Antara
|Baca Juga: Posko BLC Kerja Sama dengan PMI Batam









