Pegawai BPJS Kesehatan Batam Divaksin Covid-19

vaksin
Pegawa BPJS Kesehatan di vaksin. (FOTO//istimewa)

Batam (gokepri.com) – Pegawai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan turut menyukseskan vaksinasi Covid-19. Sebanyak 74 pegawai telah menjalani vaksinasi.

Kepala Bidang SDM,Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Rachmadi mengatakan dalam rangka menyukseskan program vaksinasi dan menindaklanjuti imbauan Kementerian Kesehatan, pihaknya juga turut mendaftarkan seluruh pegawai BPJS Kesehatan kepada Dinas Kesehatan Kota Batam.

“Seluruh pegawai BPJS Kesehatan baik pegawai tetap, tidak tetap dan Tenaga Alih Daya (TAD) dengan jumlah 74 orang sudah kami daftarkan untuk menjalankan proses vaksinasi. Sesuai rencana proses vaksinasi dilaksanakan pada Selasa (30/03) di Rumah Sakit Budi Kemuliaan,” kata Irfan.

Tidak hanya di Batam, Irfan juga memastikan seluruh pegawai yang berada di Kabupaten Karimun yang merupakan wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Batam, turut menjalankan vaksinasi.

“Bahkan pegawai yang di kantor Kabupaten Karimun sudah duluan menjalani vaksinasi pada 5 Maret kemarin, dan sudah melakukan vaksinasi yang kedua,” kata Irfan.

Setelah dilakukan vaksinasi, Irfan mengatakan tidak ada keluhan yang dirasakan oleh pegawai. Hanya gejala ringan dan tidak berkepanjangan. Ia menghimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir yang berlebihan dengan rumor yang beredar terkait vaksinasi.

“Ada beberapa yang pusing dan menurut tim medis ini adalah hal yang wajar. Intinya tidak perlu terlalu khawatir,” kata Irfan.

dr. Evelyn salah satu tenaga medis yang merupakan PIC vaksin di Rumah Sakit Budi Kemuliaan mengatakan bahwa pihaknya melaksanakan vaksinasi dengan standar. Diawali dengan pengisian formulir, pendaftaran, skrining kesehatan dengan pemeriksaan tensi dan suhu badan. Setelah itu baru dilakukan vaksinasi dan observasi.

“Setelah menerima vaksin, pada beberapa orang akan mengalami gejala pusing hingga mual, namun itu adalah hal yang wajar. Oleh karena itu setelah vaksin kita akan melakukan observasi selama 30 menit, untuk memastikan kondisi pasien,” kata Evelyn.

Ia menyampaikan bahwa setelah menerima dosis pertama, pegawai BPJS Kesehatan akan diberikan dosis kedua setelah 14 hari yang jatuh pada tanggal 13 April mendatang.

(ard)

|Baca Juga : 2200 Guru di Batam Mulai Divaksin

Pos terkait