Batam (gokepri.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam menggelar operasi pasar murah selama 2 hari untuk menekan laju inflasi di Batam.
Operasi pasar murah dilakukan di tanggal 17 Oktober dan 19 Oktober 2023. Di hari pertama operasi dilakukan di dua kecamatan yakni Kecamatan Bengkong dan Batam Kota.
Kemudian pada 19 Oktober 2023 digelar di Kecamatan Sekupang dan Batuaji.
Baca Juga: Batam Tekan Inflasi, Rudi Galakkan Operasi Pasar Murah
Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau mengatakan operasi pasar murah ini melibatkan 60 distributor. Sehingga masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga yang murah.
Operasi pasar murah hari pertama ini berlangsung serentak di dua lokasi yakni Perumahan Pesona Asri Kecamatan Batam Kota dan halaman Kantor Kecamatan Bengkong.
“Masing-masing lokasi diisi 30 distributor penyedia kebutuhan pokok masyarakat. Jadi total untuk dua lokasi operasi pasar murah ini ada 60 distributor,” kata Gustian.
Gustian Riau mengatakan salah satu tujuan operasi pasar ini, adalah upaya Pemerintah Kota Batam dalam menstabilkan harga. Selain itu, operasi pasar ini akan bermanfaat bagi masyarakat, karena bahan pokok yang disediakan di bawah harga pasar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid mengucapkan terima kasih atas kolaborasi distributor dalam operasi pasar yang dilakukan Disperindag Batam.
Pihaknya memastikan semua kebutuhan pangan yang tersedia di operasi pasar murah dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga pasar.
“Terutama ini beras. Di operasi pasar murah harga beras Rp11.400/kg. Kalau di pasaran rata-rata sampai Rp16.000/kg. Semua komoditi yang ada di sini di bawah harga pasar karena tujuan kita adalah membantu masyarakat kita,” kata Jefridin.
Komiditi yang dijual yaitu, beras premium dan medium, daging sapi beku, daging ayam beku, ikan, bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, sayur mayur, gula, telur, minyak goreng, buah-buahan, sayuran, gas elpiji 3 kilogram dan lain-lain.
Dengan itu, ia mengajak seluruh masyarakat Kota Batam agar dapat memanfaatkan pelaksanaan operasi pasar murah untuk melengkapi kebutuhan pangan.
“Mudah-mudahan masyarakat kita bisa terbantu, baik beras, gula, cabe, dan sayur-sayuran lainnya. Oleh karena itu saya mengajak pada masyarakat Batam mari datang ke pasar murah,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Distributor Kota Batam Aryanto mengatakan dalam operasi pasar murah, sebanyak 30 distributor di Kota Batam siap memenuhi kebutuhan pangan.
Ia menyebutkan untuk komoditas telur ayam dijual Rp43.000 per papan (isi 30 butir), sedangkan di pasar tradisional pasa harga Rp46.000 hingga Rp47.000 per papan.
“Jadi harganya pasti lebih murah daripada pasar ya. Kalau misalnya ada yang lebih mahal silakan diadukan pada kami, agar bisa ditindaklanjuti,” kata Aryanto.
Ia pun memastikan pihaknya akan menyediakan segala kebutuhan pangan di operasi pasar murah.
“Misalnya ada kebutuhan kita tambah lagi, apabila ada kekurangan kita tambah lagi nggak ada masalah,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Muhammad Ravi








