OJK Kepri Ajak Petugas Kebersihan Melek Keuangan dan Hindari Judi Online

Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya memberikan edukasi keuangan untuk petugas kebersihan Kota Tanjungpinang. Foto: OJK Kepri

TANJUNGPINANG (gokepri.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau mengajak petugas kebersihan di Kota Tanjungpinang untuk lebih melek keuangan agar terhindar dari berbagai modus penipuan, termasuk investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan judi online.

Edukasi keuangan ini digelar 28 Februari 2025 di Hotel Bintan Plaza, Tanjungpinang, dan dihadiri langsung oleh Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam sambutannya, Sinar Danandjaya menekankan bahwa petugas kebersihan, seperti kelompok pekerja lainnya, rentan menjadi target penipuan keuangan digital. Oleh karena itu, pemahaman tentang produk keuangan yang aman dan legal sangat penting.

HBRL

Baca Juga: OJK Kepri Terus Pantau Pencairan Gagal Bayar AJB Bumiputera

“Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh masyarakat, khususnya petugas kebersihan yang setiap hari berdedikasi menjaga lingkungan, mendapatkan akses keuangan yang legal dan aman. Dengan demikian, mereka dapat merencanakan keuangan secara mandiri serta terhindar dari jebakan investasi ilegal, pinjaman online ilegal, judi online, dan modus kejahatan digital di sektor jasa keuangan,” ujar Sinar.

Ia juga mengingatkan bahwa judi online semakin marak dan menjerat banyak orang dengan iming-iming keuntungan cepat, padahal justru bisa menyebabkan kerugian besar.

“Kami ingin memastikan mereka paham akan risiko judi online dan tidak terjebak dalam praktik yang merugikan ini,” tambahnya.

Edukasi ini mendapat apresiasi dari Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tanjungpinang, dr. Elfiani Sandri, M.P.H., serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang Ahmad Yani, Hadir pula Pemimpin Cabang PT Pegadaian, Oki Hutabri, dan Kepala Bagian Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK, Muhammad Lutfi.

Elfiani Sandri menyatakan bahwa edukasi keuangan ini sangat bermanfaat bagi petugas kebersihan, yang selama ini belum banyak tersentuh literasi keuangan formal.

“Ini bentuk perhatian bagi para petugas kebersihan agar mereka lebih memahami cara mengelola keuangan dengan baik dan terhindar dari praktik keuangan ilegal,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan tambahan, Pegadaian memberikan edukasi tentang produk keuangan yang bisa dimanfaatkan petugas kebersihan, seperti tabungan emas. Pegadaian juga memfasilitasi pembukaan rekening tabungan emas dengan saldo awal Rp10.000 kepada seluruh peserta serta memberikan tambahan saldo Rp100.000 untuk 10 peserta teraktif.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) di Provinsi Kepulauan Riau. Dengan edukasi ini, diharapkan petugas kebersihan lebih memahami produk keuangan yang aman, khususnya di sektor keuangan syariah, serta dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait