BATAM (gokepri) – Kabar duka menyelimuti Kepulauan Riau. Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nyat Kadir, tutup usia pada Minggu 1 September 2024.
Ia meninggal dunia pada pukul 14.17 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. Jenazah almarhum akan disemayamkan di Batam, Kepulauan Riau, daerah pemilihan yang selama ini diwakilinya.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian Nyat Kadir. Ia mengenang almarhum sebagai sosok legislator yang berdedikasi tinggi dan tak kenal lelah dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.
“DPR RI berduka. Salah satu anggota terbaik kami meninggal dunia,” ujar Habiburokhman saat dihubungi wartawan. “Beliau adalah wakil rakyat yang sangat berdedikasi, selalu turun ke daerah pemilihannya dan bekerja maksimal di komisi serta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).”
Nyat Kadir dikenal sebagai legislator yang aktif dan rajin dalam menjalankan tugasnya. Habiburokhman menambahkan, kepergian Nyat Kadir merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi Fraksi NasDem, tetapi juga bagi seluruh DPR RI.
“Kami merasa sangat kehilangan,” lanjut Habiburokhman, dikutip dari Detik.
Kabar berpulangnya Nyat Kadir juga dikabarkan Muhammad Nur, kader Nasdem di Batam.
“Innalillahiwainnalillahirojiun. Datok nyat kadir orang tua kita sudah mendahului kita semua barusan. Mohon maaf atas segala kekhilafan dan kekurangannya,” sebut M Nur.
Mendiang, sambung dia, rencananya akan dikebumikan di Kota Batam. “Dimakamkan di Batam. Informasi selanjutnya menunggu dari pihak keluarga,” sambung dia.
“Inshaa Allah akan disemayamkan di rumah duka Tiban 1 Blok D no.149. Namun belum bisa dipastikan jenazah tiba hari ini atau besok pagi dirumah duka batam. Ishaa Allah akan dikebumikan besok, (Senin, 2/9/2024, red),” kata dia lagi.
Almarhum Nyat Kadir meninggalkan seorang isteri Hasyimah dan meninggalkan 3 orang anak ,3 orang menantu dan 5 orang cucu.
Perjalanan Nyat Kadir
Nyat Kadir adalah tokoh politik asal Kepulauan Riau yang dikenal atas dedikasinya dalam dunia pemerintahan dan pendidikan. Lahir pada 18 Maret 1949 di Panggak Laut, Lingga, Kepulauan Riau, Nyat Kadir memulai kariernya sebagai seorang guru sebelum beralih ke dunia politik. Ia menjabat sebagai Wali Kota Batam pertama pada periode 2001-2005 setelah UU Pemda diberlakukan, di mana ia berperan penting dalam mengembangkan kota Batam sebagai kawasan industri dan ekonomi yang strategis di Indonesia.
Setelah masa jabatannya sebagai Wali Kota, Nyat Kadir melanjutkan kiprahnya di kancah politik nasional dengan terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sejak 2014 mewakili daerah pemilihan Kepulauan Riau. Ia tergabung dalam Fraksi Partai NasDem dan dikenal sebagai legislator yang aktif memperjuangkan kepentingan masyarakat daerahnya, khususnya dalam bidang pendidikan dan kebudayaan.
Selain karier politiknya, Nyat Kadir juga dikenal sebagai seorang pendidik dan aktivis budaya. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Batam dan Ketua Lembaga Adat Melayu Batam. Dedikasinya dalam dunia pendidikan terlihat dari pengabdiannya sebagai dosen luar biasa di STAI Batam selama hampir tiga dekade.
Nyat Kadir meninggal dunia pada 1 September 2024 di usia 75 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi masyarakat Kepulauan Riau yang telah merasakan dampak positif dari pengabdian dan kerja kerasnya selama ini. Nyat Kadir akan selalu dikenang sebagai sosok pemimpin yang peduli dan setia pada tanggung jawabnya sebagai pelayan rakyat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Silaturahmi MUI dan LAM Batam Sepakati Sinergi Program Kerja









