Longsor Rusak Puluhan Makam TPU Seipanas, Warga Gotong Royong Bersihkan Tanah

makam tpu seipanas
Warga gotong royong membersihkan makam di TPU Seipanas yang rusak karena longsor, Jumat sore, 21 Juni. Foto: gokepri/Muhammad Ravi

BATAM (gokepri) – Puluhan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Panas, Kota Batam, rusak akibat longsor pada Jumat (21/6/2024) pagi. Dipicu hujan deras dan buruknya sistem drainase di sekitar lokasi.

Pengurus Yayasan TPU Sei Panas, Erika Andriani, menjelaskan longsor terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Ia mendapatkan laporan dari warga sekitar yang mendengar suara gemuruh, namun mengira hanya pohon tumbang.

Baca:

“Ada bunyi seperti longsor. Dikiranya itu hanya pohon tumbang, tapi ternyata longsor,” ungkap Erika saat ditemui di lokasi TPU Sei Panas, Jumat sore.

Erika menyebut longsor disebabkan oleh hujan deras dan saluran pembuangan air rumah tangga dari rumah warga di sekitar pemakaman. Longsor menyebabkan amblesnya tanah dan menimbun puluhan makam di Blok Kamboja Atas dan Kamboja Bawah.

makam tpu seipanas
Makam rusak di TPU Seipanas akibat longsor, 21 Juni. Foto: gokepri/Muhamamd Ravi

“Kamboja Atas itu enam sampai delapan makam yang ikut tergerus. Kalau yang tertimpa 20 sampai 30 puluhan. (Jumlahnya) Masih didata,” jelas Erika.

Lebih lanjut, Erika menerangkan makam yang terdampak dari masa pemakaman antara tahun 2017 hingga 2022. Pihak yayasan saat ini tengah mendata dan mencari ahli waris pemilik makam.

“Karena di tahun 2022 itu pengurusnya belum yayasan kami. Jadi, sedikit kesulitan untuk menghubungi ahli warisnya. Ini sudah dua ahli waris yang baru datang,” ujar Erika.

makam tpu seipanas
Longsor di TPU Seipanas merusak makam, 21 Juni. Foto: gokepri/Muhammad Ravi

Koordinasi dengan dinas terkait telah dilakukan untuk mempercepat proses penanganan makam yang tertimbun longsor. Tampak di lokasi, warga bersama-sama membersihkan tanah longsor dengan alat seadanya, mengingat medan yang sulit dan dikhawatirkan dapat merusak makam lain jika menggunakan alat berat.

“Karena lokasi yang sulit, untuk mengevakuasi. Itu harus manual, kalau pakai alat berat tidak bisa, karena makam yang di bawah juga bisa terangkat,” tambah Erika.

Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News

Penulis: Muhammad Ravi

BAGIKAN