Listrik Pulih, BP Batam Kawal Pemulihan Layanan Dasar Masyarakat dan Dunia Usaha

Amsakar Achmad mengawal pemulihan layanan dasar dan aktivitas ekonomi Batam setelah gangguan listrik.
Amsakar Achmad. (gokepri.com)

BATAM (gokepri) — Kepala BP Batam Amsakar Achmad memastikan pemerintah terus mengawal pemulihan layanan dasar setelah gangguan listrik berdampak pada aktivitas masyarakat dan dunia usaha di Batam. Meski pasokan listrik dilaporkan pulih sepenuhnya, distribusi air bersih masih berangsur normal dan dampak terhadap kegiatan ekonomi terus dipantau.

“Berdasarkan informasi terbaru yang kami terima, kondisi kelistrikan Batam sudah pulih 100 persen,” tegas Amsakar, Selasa (13/10/2026).

Amsakar menegaskan, pemulihan tidak berhenti pada kembalinya pasokan listrik, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar dan normalisasi pelayanan publik. Sejak gangguan terjadi, ia berkoordinasi dengan direksi PLN Batam dan jajarannya untuk memantau penanganan serta mendorong percepatan pemulihan. “Kami memahami seluruh lapisan masyarakat merasakan langsung dampak gangguan ini,” ujarnya.

Baca Juga: Amsakar: Listrik Batam Pulih, Kabar Blackout Tiga Hari Tak Benar

Amsakar juga menyampaikan apresiasi kepada tim teknis PLN Batam dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan gangguan. Ia menilai koordinasi diperlukan agar langkah pemulihan berjalan cepat dan layanan yang terdampak segera kembali normal.

Distribusi Air Berangsur Pulih

Kembalinya pasokan listrik belum otomatis memulihkan distribusi air bersih di seluruh wilayah Batam. Jaringan perpipaan membutuhkan waktu untuk kembali terisi hingga tekanan dan volume air stabil.

Data BP Batam per Rabu (14/10/2026) pukul 06.00 WIB menunjukkan sekitar 80–85 persen area pelanggan telah menerima aliran air pada elevasi normal. Untuk membantu warga yang masih terdampak, BP Batam menyiapkan 319 trip mobil tangki air.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano menjelaskan bahwa pemulihan operasional instalasi pengolahan air tidak serta-merta membuat seluruh pelanggan menerima air secara normal. Wilayah di ujung jaringan dan kawasan dengan elevasi lebih tinggi berpotensi membutuhkan waktu lebih lama.

“Jaringan perpipaan membutuhkan waktu untuk kembali terisi hingga tekanan dan volume air stabil,” jelas Denny.

Ads bp batam 2026 baru

Selama pemulihan berlangsung, mobil tangki disiapkan sebagai bantuan sementara bagi warga yang belum menerima air secara normal. Prioritas distribusi mencakup fasilitas kesehatan, rumah sakit, rumah ibadah, dan permukiman yang masih mengalami gangguan.

BP Batam juga mengimbau masyarakat mengikuti informasi resmi mengenai distribusi bantuan dan perkembangan pemulihan di wilayah masing-masing. Langkah ini diperlukan agar warga mengetahui ketersediaan bantuan selama jaringan perpipaan kembali beroperasi secara bertahap.

Amsakar Pantau Dampak terhadap Dunia Usaha

Gangguan listrik turut memengaruhi sektor industri dan pelaku usaha yang membutuhkan pasokan energi untuk menjaga operasional. Untuk mengetahui kondisi di lapangan, BP Batam melalui Kedeputian Bidang Investasi di bawah kepemimpinan Fary Djemy Francis mengunjungi kawasan industri, investor, pelaku UMKM, serta fasilitas pelayanan publik, termasuk rumah sakit.

Kunjungan pada Rabu pagi (14/10/2026) itu bertujuan mendengar kendala yang dihadapi, menyampaikan perkembangan penanganan, dan menjaga komunikasi dengan pelaku usaha. Fary mengatakan BP Batam ingin memastikan masyarakat dan dunia usaha mendapat pendampingan selama proses pemulihan.

“Kami mengapresiasi kerja keras PLN Batam dalam mempercepat pemulihan,” ujar Fary.

Menurut Fary, penanganan gangguan juga membutuhkan kepedulian dan koordinasi, bukan hanya solusi teknis. Karena itu, BP Batam turun langsung untuk mendengar persoalan di lapangan dan memantau kebutuhan pelaku usaha yang terdampak.

BP Batam turut berkoordinasi dengan pengelola layanan air minum, rumah sakit, bandara, pelabuhan, dan pihak terkait lainnya untuk memantau dampak gangguan terhadap pelayanan publik. Sejumlah perwakilan dunia usaha juga menyampaikan apresiasi atas penanganan PLN Batam dan perhatian BP Batam, meski identitas serta pernyataan spesifik mereka belum dicantumkan dalam siaran pers.

Amsakar Minta Jajaran Pastikan Layanan Berjalan

Amsakar meminta masyarakat tetap tenang dan menjaga situasi Batam tetap aman serta kondusif selama proses pemulihan. Ia memahami gangguan tersebut berdampak pada berbagai lapisan masyarakat, pelayanan publik, dan kegiatan usaha.

“Pemerintah akan terus mengawal agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan kebutuhan warga tetap terpenuhi,” ujar Amsakar.

Ia mengatakan telah meminta jajaran BP Batam dan Pemerintah Kota Batam memeriksa layanan dasar serta kondisi masyarakat dan dunia usaha sesuai tugas masing-masing. Pemantauan mencakup distribusi air, pelayanan rumah sakit, pelabuhan, bandara, hingga dampak ekonomi yang dirasakan UMKM dan pelaku usaha.

“Pelayanan air terus kami monitor dan berangsur pulih,” tegas Amsakar.

Amsakar berharap gangguan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi koordinasi dan meningkatkan keandalan infrastruktur serta kualitas pelayanan publik di Batam. Ia juga mengajak masyarakat menghargai upaya seluruh pihak dan menjaga situasi tetap kondusif agar aktivitas warga serta dunia usaha dapat kembali berjalan optimal.

“Mari kita hargai upaya dan kerja keras semua pihak, sekaligus menjadikan kejadian ini sebagai momentum untuk berbenah dan memperbaiki pelayanan ke depan,” tutup Amsakar.

Baca Juga: Pembangkit Baru Solusinya?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait