Batam (gokepri.com) – Jembatan Barelang masih menjadi favorit masyarakat Batam untuk menghabiskan waktu libur lebaran. Pantauan lapangan, ratusan wisatawan lokal maupun mancanegara memadati ikon kota Batam itu.
Bahkan arus lalu lintas datang dan pergi di lokasi itu padat merayap; macet. Sejumlah wisatawan saat ditemui awak media gokepri.com mengatakan sengaja menghabiskan waktu liburannya. Devan (26) misalnya, ia mengaku memanfaatkan cuti lebaran untuk bercengkrama bersama keluarga di lokasi itu. Ia berencana akan pergi ke pantai Reviola usai berfoto di jembatan Barelang.
“Mumpung libur jadi ajak keluarga jalan-jalan,” kata dia Selasa 3 Maret 2022.
Menurutnya, momen cuti bersama harus dimanfaatkan dengan baik, berkumpul bersama keluarga atau jalan-jalan sebelum kembali ke dunia pekerjaan yang membosankan.
“Ia harus dimanfaatkan mas, liburnya kan lumayan panjang,” kata dia.
Selain jembatan Barelang, sejumlah tempat wisata pantai juga di padati warga. Kebanyakan mereka datang rombongan menggunakan mobil pick up atau bus ke sejumlah pantai tujuan. Salah satu pengunjung Yanti (36) mengatakan, sengaja datang lebih pagi agar tidak terjebak macet.
“Kita sekeluarga datang pagi. Nanti jam 3an pulang kalau terlalu sore kejebak macet biasanya.
Yanti menyebut, momen liburan memang tidak pernah ia lewatkan untuk berkumpul dengan keluarganya. Terlebih saat lebaran semua keluarga besarnya berkumpul.
“Ada keluarga besar dari Tanjungpinag datang jadi sekalian di ajak jalan-jalan,” kata dia.
Berkah bagi tukang foto
Objek wisata pantai selalu menjadi primadona masyarakat. Selain tempatnya yang indah dan mudah di jangkau harga tiket masuknya pun murah.
Biasanya selain menikmati pemandangan, tentu banyak juga pengunjung yang berfoto bersama pasangan atau keluarga serta menikmati berbagai macam jajanan yang tersedia. Situasi ini juga membawa berkah tersendiri untuk jasa foto keliling di area jembatan Barelang.
Firman (26) pria asal Sumatera Barat ini mengaku pendapatannya naik dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Apalagi libur lebaran seperti ini.
“Alhamdulillah lumayan ada peningkatan,” kata dia.
Katanya, dulu sebelum adanya pelonggaran masyarakat seperti sekarang pendapatan sangat jauh berkurang. Bahkan, dirinya pernah tidak mendapatkan pelanggan sama sekali.
“Dulu tidak ada yang datang ke Jembatan ini mas walaupun libur, ya paling cukup-cukup aja,” katanya.
Dispar Minta Masyarakat Hati-hati Dalam Berwisata
Sementara itu, kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Buralimar, mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam berwisata. Sebab, momentum libur panjang seperti ini sering terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. ia meminta agar masyarakat berwisata secara aman dan sehat. Katanya, wisatawan lokal bakal ramai memasuki libur lebaran.
“Wisatawan lokal pasti padat apalagi pantai,” kata Buralimar, melalui pesan WhatsApp Selasa 3 Mei 2022.
Dengan kondisi cuaca di Kepri yang sering berubah-ubah, pihaknya juga meminta pengelola wisata agar memantau terus para wisatawan agar aman dalam berwisata.
“Cuaca di daerah kita kerap berubah-ubah, sehingga perlu diantisipasi dengan tetap mematuhi anjuran/larangan di area wisata,” kata dia.
Selain itu, protokol kesehatan juga harus di tegakkan agar COVID-19 bisa di cegah.
“Yang penting pakai masker,” katanya.
Penulis: Engesti









