Layanan Pas Kecil Gratis untuk Nelayan Karimun

Kapal nelayan Karimun

Karimun (gokepri.com) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun membuka gerai pelayanan Pas Kecil gratis di Leho, Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun. Layanan ini diperuntukan bagi nelayan dan kapal dengan tonase kotor kurang dari GT 7.

Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Gamal Sembiring Meliala mengungkapkan, sampai saat ini tercatat lebih dari 200 nelayan di Tebing yang telah mendapatkan pas kecil gratis.

“Pas Kecil merupakan surat kelengkapan kapal yang wajib dimiliki oleh seorang nelayan. Pas Kecil ini wajib dimiliki oleh kapal. Jika diibaratkan untuk kendaraan bermotor, sama dengan BPKB dan STNK. Nelayan dan kapal tradisional harus mempunyai legalitas seperti Pas Kecil surat ukur dengan diawaki oleh ABK yang tersertifikasi dari instansi yang berwenang menerbitkan sertifikat itu,” kata Gamal dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/3/2021).

Bersamaan dengan kegiatan pembukaan gerai pas kecil, sebelumnya pada Rabu (17/3), telah dicanangkan gerakan kampanye keselamatan yang telah diresmikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

“Sehingga diharapkan dapat memberikan kesadaran bagi para pemilik kapal di bawah GT 7, begitu pentingnya pendaftaran pas kecil. Ini guna memudahkan petugas untuk melaksanakan pengawasan keselamatan dalam pelayaran,” ujarnya.

Gamal menargetkan untuk menerbitkan 2.000 Pas Kecil di tahun 2021 ini. Oleh karena itu, ia berharap seluruh masyarakat nelayan di wilayah kerja KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun dapat memanfaatkannya. Mulai dari Karimun, Tanjungbatu, Moro hingga ke Pulau Sambu dapat memanfaatkan program gratis ini.

“Target kami sebanyak 2.000 nelayan bisa memperoleh Pas Kecil di wilayah kerja KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, syukur-syukur bisa lebih. Untuk Leho ini saja, kami cuma menargetkan 25 kapal, ternyata kami lihat lebih dari 200 kapal,” ujarnya.

Gamal menyebut, Pas Kecil bisa menjadi agunan bagi nelayan yang ingin mengajukan penawaran pinjaman kepada pihak bank. Untuk itu, pihaknya berharap agar Pemerintah Kabupaten Karimun bisa mendorong dan memfasilitasi nelayan agar diberikan kemudahan untuk mendapatkan pinjaman di bank.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Karimun, Afrian mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun yang telah membuka gerai pelayanan Pas Kecil kepada nelayan di Karimun, khususnya di Kecamatan Tebing.

“Kami juga akan memberikan kemudahan kepada masyarakat nelayan yang ingin menjadikan Pas Kecil sebagai agunan di bank, misalnya dengan mengeluarkan surat keterangan dari kelurahan atau kecamatan atau apapun yang diperlukan pihak bank untuk mempermudah pinjaman kepada kepada nelayan,” ujar Afrian.

Sementara Ahmad, selaku perwakilan nelayan Kelurahan Teluk Uma mengungkapkan, di Teluk Uma terdapat 9 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan dengan anggota lebih dari 120 orang.

Baca juga: Imlek, Nelayan Batam Berebut Hoki Ikan Dingkis

“Saya merasa senang dengan adanya program ini. Saya berharap seluruh nelayan di Teluk Uma bisa memperoleh Pas Kecil tersebut,” tutupnya. (wan)

BAGIKAN