Kepala Otorita IKN Bambang Susantono Mundur, Basuki Ditunjuk Jadi Pengganti

kepala otorita ikn mundur
Bambang Susantono. Foto: Bisnis Indonesia- Eusebio Chrysnamurti

Jakarta (gokepri) – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono dan Wakil OIKN Dhony Rahajoe mundur dari jabatannya. Langkah mundur ini diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 3 Juni.

“Beberapa waktu yang lalu Bapak Presiden menerima surat pengunduran diri dari Pak Doni Dhony Rahajoe selaku Wakil Kepala Otorita IKN. Kemudian beberapa waktu berikutnya Presiden juga menerima surat permohonan pengunduran diri dari Bapak Bambang Susantono sebagai kepala otorita IKN,” kata Pratikno.

Baca Juga:

Ia mengatakan telah terbit Surat Keputusan Presiden tentang pemberhentian dengan hormat Bambang Susantono dari jabatan kepala Otorita IKN dan juga Dhony Rahajoe sebagai wakil Kepala Otorita IKN disertai ucapan terima kasih atas pengabdian mereka.

Menindaklanjuti hal itu, kata Pratikno, telah terbit per hari ini Keputusan Presiden (Keppres) yang mengangkat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebagai Plt Kepala Otorita IKN dan Wakil Menteri ATR Raja Juli Antoni sebagai Plt Wakil Kepala Otorita IKN.

“Sekaligus pak presiden mengangkat Menteri PUPR Pak Basuki sebagai Plt Kepala Otorita IKN dan mengangkat Wakil Menteri ATR sebagai Wakil Otorita IKN,” katanya.

Dikatakan Praktikno, Presiden meminta Basuki dan Raja Juli menjamin percepatan pembangunan dengan sebaik-baiknya, sesuai visi pada rencana Nusa Rimba Raya dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

Bambang Susantono sebelumnya dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kepala Otorita IKN pada Maret 2022. IKN Nusantara berlokasi di Kalimantan Timur. Agenda terdekat di IKN yakni pelaksanaan upacara 17 Agustus 2024.

Bambang Susantono mengawali kariernya di bidang transportasi. Ia pernah menduduki posisi ketua umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). Lulusan Fakultas Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB) ini awalnya bekerja di Departemen Pekerjaan Umum. Pada 1996 dia meraih gelar master tata kota dan wilayah di Universitas California, Berkeley.

Karena keahliannya, Bambang juga sempat menjabat Deputi Menko Perekonomian bagian Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah pada 2007-2010.

Ia kemudian pun ditunjuk sebagai Wakil Menteri Perhubungan pada Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2010-2014. Setelah tak menjabat Wakil Menteri Perhubungan, ia fokus berkarier di luar negeri. Ia dipercaya menjabat Vice President Asian Development Bank (ADB).

Di ADB, Bambang juga mengawasi pengembangan publikasi dan laporan unggulan ADB tentang indikator pembangunan Asia, outlook pembangunan Asia, dan indikator ekonomi. Posisi Bambang di ADB menggantikan Bindu Lohani, yang telah memasuki masa pensiun. Berkat pengalamannya tersebut, Bambang dipanggil lagi untuk bekerja di pemerintah. ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BAGIKAN