Batam (gokepri.com) – Kebakaran terjadi di Pasar seken Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam kepulauan Riau, Jumat 21 Oktober 2022 dinihari.
Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Pihak kepolisian juga belum dapat memberikan keterangan penyebab kebakaran tersebut.
Lurah Tanjung Sengkuang, Muhammad Al Kindi Ambiya mengatakan, setidaknya ada tujuh kios dan satu rumah yang habis di lahap si jago merah pagi itu. Dirinya menyebut ada satu orang yang mengalami luka bakar.
“Tidak ada korban jiwa hanya ada satu orang yang mengalami luka bakar dan sudah di bawa kerumah sakit,” kata dia saat ditemui di lokasi Jumat 21 Oktober 2022.
Dirinya tak mengetahui pasti sumber api pertama kali. Para korban kini sudah dievakuasi untuk mendapatkan bantuan.
“Tiba-tiba aja langsung besar. api itu berasal dari toko yang paling ujung tapi tidak tahu apa penyebabnya,” kata dia.
Kasi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Samsudin bilang, dalam kebakaran ini, belasan mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api. Terdiri dari pemadam Pemko Batam, BP Batam, dan Arwmoured Water Cannon (AWC) Polresta Barelang.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB,” katanya.
Menurut Samsudin, lambatnya pemadaman karena api dengan cepat membesar dan merambat ke kios lain. Sebab, kios tersebut berisikan barang mudah terbakar, seperti kasur, dan lemari.
“Selain itu terhambat karena plafon-plafon runtuh. Jadi susah memadamkan,” katanya.
Rugi ratusan juta
Diketahui tujuh kios yang mengalami kebakaran itu menjual barang-barang rumah tangga. Semuanya habis dilahap api.
Salah satu korban kebakaran N mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta. Kini dirinya hanya bisa pasrah.
Dirinya menceritakan kejadian pagi itu. Sambil tersedu-sedub, N berkisah saat itu dirinya sedang tidur di dalam kios miliknya.
Dirinya terbangun saat mendengar teriakkan warga.
“Asap sudah banyak. Ada yang teriak kebakaran saya langsung keluar dan melihat api sudah membesar,” kata dia.
Ia bilang, pagi itu dirinya berusaha keras memadamkan api agar tak menyerempet ke kiosnya. Namun sayang api begitu besar dan membakar semua isi kiosnya. “Habis semua tak ada yang bisa di selamatkan,” kata dia.
Kini dirinya hanya bisa pasrah memulai dari awal untuk membangun kiosnya kembali.
Penulis: Engesti








