JAKARTA (gokepri) — Anggota Komisi III DPR RI Rizki Faisal mendesak kepolisian bertindak tegas atas dugaan pengeroyokan terhadap sopir truk oleh lima pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Batam.
Kasus tersebut terjadi di Pos Bea Cukai Pelabuhan Roro Telaga Punggur. Rizki meminta Unit V Satreskrim Polresta Barelang segera menangkap dan memproses seluruh pihak yang terlibat tanpa pengecualian.
“Saya mendesak polisi segera menangkap semua pelaku pengeroyokan. Proses hukum harus berjalan profesional, cepat, dan transparan,” ujar Rizki di Jakarta, Minggu 15 Februari 2026.
Baca Juga: Suara Rizki Faisal Untuk DPR RI Unggul di Provinsi Kepri
Menurut dia, tindakan kekerasan secara bersama-sama tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Penegakan hukum, kata Rizki, harus berlandaskan asas keadilan dan bebas dari praktik tebang pilih.
Ia menegaskan, apabila unsur pidana terpenuhi, perkara tersebut perlu berlanjut hingga persidangan agar memberi efek jera sekaligus keadilan bagi korban.
Sebelumnya, seorang sopir truk asal Tanjungpinang bernama Sukarman melaporkan dugaan pengeroyokan oleh lima pegawai Bea dan Cukai. Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 12 Februari 2026, sekitar pukul 13.00 WIB, saat korban berada di lokasi pemeriksaan di Pelabuhan Roro Telaga Punggur.
Korban mengaku mengalami pemukulan secara bersama-sama. Laporan resmi telah masuk ke Polresta Barelang dan kini berada dalam penanganan penyidik.
Pihak keluarga korban menyatakan tidak menempuh jalur damai dan memilih melanjutkan perkara sesuai mekanisme hukum.
Komisi III DPR RI menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini untuk memastikan penegakan hukum berjalan sesuai aturan dan prinsip keadilan. ANTARA
Baca Juga: Golkar Kepri Solid Antarkan Rizki Faisal Melenggang ke Senayan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









