Batam (gokepri.com) – Jumlah pasien Covid-19 yang diisolasi di Batam sudah mencapai 82,79 persen dari total kapasitas yang ada saat ini. Jumlah ini berpotensi bertambah, karena rata-rata kasus positif Covid-19 di Batam meningkat hingga lebih dari 100 persen.
Sebelum Idulfitri, rata-rata kasus positif Covid-19 harian di Batam mencapai 30 orang, kini sudah meningkat menjadi 100 orang per hari. Bahkan, pada Jumat (11/6/2021), angka kasus positif di Batam menyentuh 195 orang.
Mengantisipasi terus bertambahnya jumlah kasus positif Covid-19 di Batam, pemerintah telah menyiapkan fasilitas pendukung isolasi. Yakni di Asrama Haji Batam Center dengan 576 tempat tidur.
Asrama Haji ditetapkan sebagai lokasi isolasi bagi masyarakat yang diketahui positif Covid-19 tanpa gejala atau OTG. Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, dengan isolasi terpusat, penanganan masyarakat yang menjalankan isolasi mandiri dapat terkontrol dan penanganan lebih mudah.
“Kalau isolasi mandiri di rumah, kita khawatir nanti mereka tetap beraktivitas di luar,” katanya.
Data Gugus Tugas Covid-19 Batam per Senin (14/6/2021), tercatat penambahan 100 kasus baru positif Covid-19. Penambahan ini menjadikan total kasus positif Covid-19 di Batam mencapai 10.972 kasus. Sebanyak 9.626 di antaranya sembuh, 226 orang meninggal dunia, dan 1.120 orang sedang dirawat.
Kasus aktif Covid-19 terbanyak terjadi di Kecamatan Sekupang dengan 244 orang. Kemudian Kecamatan Batam Kota dengan 233 orang, Sagulung 122 orang, Batuaji 120 orang, Lubukbaja 96 orang, Seibeduk 79 orang, Nongsa 77 orang, Bengkong 68 orang, Batu Ampar 55 orang, dan Belakangpadang 25 orang. Sementara di Kecamatan Bulang dan Galang nihil.
Pasien positif Covid-19 itu menjalani perawatan di Asrama Haji sebanyak 333 orang dan 405 orang menjalani isolasi mandiri. Kemudian 65 orang dirawat di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB), 53 orang di RSKI Galang, 53 orang di RSUD Embung Fatimah, 40 orang di RS Elisabeth Batam Kota, dan di rumah sakit lainnya. (wan)








