Batam (gokepri.com) – Kapal patroli buatan Batam milik Bakamla Republik Indonesia (RI) akan memperkuat keamanan laut di zona timur Indonesia yaitu di Perairan Ambon, Provinsi Maluku.
Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Aan Kurnia mengatakan armada baru ini berupa kapal high speed craft (HSC) IV/32-04.
“Kita patut berbangga, karena anak bangsa bisa menciptakan kapal tercepat di Indonesia. Kapal ini akan ditempatkan di zona timur, yaitu di Ambon,” kata Aan, Senin 16 Juni 2023.
Baca Juga: Bakamla Bangun Pangkalan di Batam, Amankan Zona Maritim Barat
Sementara itu untuk zona barat Indonesia, khususnya di Batam ini sudah ada dua kapal.
Kapal patroli high speed craft (HSC) IV/32-04 ini memiliki panjang 14,30 meter, lebar 3,3 meter. Bahan badan kapal dari aluminium.
Mesin 3 x 425 HP, kapasitas sebanyak 6 orang dan memiliki kecepatan mencapai 65 knots. Kapal tersebut dilengkapi dengan senjata berkaliber 12,7 mm.
Dia mengatakan, dengan hadirnya kapal ini diharapkan bisa mengurangi tindak kejahatan di laut.
“Saya berani mengatakan kalau kapal ini adalah kapal tercepat di Indonesia. Diharapkan kapal ini bisa mengurangi kejahatan di laut. Teman-teman tau ada kapal hantu yang kecepatan sampai 40 knot? Maka ini yang menjadi alasan Bakamla membuat kapal lebih dari 40 knot,” ujarnya.
Kapal patroli high speed craft (HSC) IV/32-04 merupakan kapal patroli berkecepatan tinggi ke empat. Aan menargetkan setiap tahun Bakamla akan memiliki satu kapal.
“Kita ada 3 zona, tiap zona harusnya memiliki 10 kapal, kita taruh di daerah. Operasional kita taruh di daerah rawan,” ujarnya.
Kepala Biro Sarana dan Prasana Bakamla Laksma Bakamla Rudi Parulian menjelaskan, pembuatan kapal tersebut menggunakan sumber dana dari anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 2023 sebesar Rp10,7 miliar, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan kontrak selama 200 hari kalender.
“Tapi pada pelaksanaannya, proses pembuatan kapal ini dapat terwujud selama 109 hari kalender, artinya lebih cepat 91 hari,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara









