Jokowi Bawa Tambahan 20 Ribu Kuota Haji Sepulang dari Arab Saudi

Kuota haji 2024
Presiden Joko Widodo disambut Menhan Prabowo Subianto saat tiba di Tanah Air dari kunjungan ke Arab Saudi, Sabtu (21/10/2023). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Batam (gokepri) – Presiden Jokowi mengungkapkan Indonesia mendapatkan kuota haji tambahan sebanyak 20 ribu jemaah untuk perjalanan haji 2024. Dengan tambahan tersebut, kuota haji tahun depan diperkirakan mencapai 241 ribu orang.

Merujuk pada Keputusan Menteri Agama Nomor 189 Tahun 2023 tentang Kuota Haji Indonesia 1444 H/2023 M, ditetapkan bahwa kuota haji Indonesia 1444 H/2023 M berjumlah 221.000.

Tambahan tersebut diterima Jokowi usai berkunjung ke Arab Saudi menemui Putra Mahkota yang juga Perdana Menteri (PM) Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al-Saud pada Kamis (19/10).

HBRL

Baca Juga: Tahun Ini Provinsi Kepri dapat Tambahan Kuota Haji

“Kurang dari 12 jam komitmen tambahan kuota haji langsung diberikan paling tidak 20 ribu untuk tahun depan tambahannya diberikan kepada Indonesia,” ujar Jokowi dalam keterangannya, Jumat (20/10/2023) malam.

Jokowi mengatakan saat bertemu dengan PM Arab, Jokowi secara langsung kondisi antrean haji di Indonesia yang sudah sangat panjang. Bahkan, Jokowi mengatakan waktu tunggu keberangkatan jemaah haji Indonesia sudah mencapai 47 tahun.

“Dan alhamdulillah ditanggapi sangat positif,” ungkap Jokowi.

Dalam keterangan terpisah, Menag Yaqut Cholil Qoumas bersyukur atas adanya tambahan kuota haji. Menurutnya, info tambahan kuota adalah kabar yang menggembirakan sekaligus menjadi tantangan.

“Kita bersyukur Presiden menyampaikan secara khusus, Indonesia mendapat tambahan kuota dari Pangeran Muhammad bin Salman, minimal 20 ribu. Ini kebahagiaan sekaligus tantangan,” ujar Menag Yaqut usai melepas jalan santi peringatan Hari Santri 2023 di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (21/10/2023).

Tambahan kuota ini, kata Yaqut, akan berdampak pada menurunnya antrean. Namun demikian dia mengingatkan bahwa tambahan kuota juga menjadi tantangan karena harus disiapkan lebih baik lagi.

“Ini harus disiapkan lebih baik lagi. Tidak mudah menyiapkan keberangkatan 241 ribu jemaah, kalau ada tambahan 20 ribu,” sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait