Jim Ratcliffe, Orang Terkaya Inggris Pesimis Bisa Beli Manchester United

Beli Manchester United
Protes dari suporter Manchester United kepada Keluarga Glazer di Stadion Old Trafford. Foto: Phil Noble/Reuters

Batam (gokepri.com) – Ketertarikan orang terkaya di Inggris, Jim Ratcliffe, untuk membeli Manchester United ternyata tak direstui Keluarga Glazer.

Miliarder asal Inggris Jim Ratcliffe mengklaim keluarga Glazer tidak berniat menjual klub Manchester United. Suporter Manchester United itu tertarik membeli klub tersebut setelah gagal mengakuisisi Chelsea awal tahun ini.

Jim Ratcliffe Sempat mengajukan tawaran untuk mengakuisisi Chelsea setelah rezim Roman Abramovich lengser, namun akhirnya kepemilikan The Blues jatuh kepada pengusaha asal Amerika Serikat, Todd Boehly.

HBRL

Baca Juga: Orang Terkaya Inggris Siap Beli Manchester United

“Manchester United dimiliki oleh Keluarga Glazer yang telah saya temui. Saya bertemu Joel dan Avram (Glazer), dan mereka adalah orang-orang yang sangat baik. Mereka orang baik dan mereka tidak ingin menjual (United). Klub itu dimiliki oleh enam orang anak dan ayah, dan mereka tidak ingin menjualnya,” kata Jim Ratcliffe dilansir dari Manchester Evening News.

Jim mengakui dirinya masih tertarik memboyong Manchester United pada musim panas tahun depan.

Akan tetapi, melihat kecintaan Glazer terhadap Manchester United, Jim pesimistis saham The Red Devils akan dijual.

“Kami mungkin berusaha mengakuisisinya setelah gagal membeli Chelsea, tetapi kami tidak bisa berharap bahwa suatu hari Manchester United akan dijual.”

Ada sejumlah laporan bahwa keluarga Glazer mulai mempertimbangkan menjual United setelah diprotes para suporter yang marah selama masa kepemilikan mereka yang bermasalah.

Grup Ineos milik Ratcliffe sudah memiliki klub Prancis Nice dan klub Swiss Lausanne. Tentang prospek investasi lebih lanjut di tempat lain, Ratcliffe mengaku ingin memiliki klub Liga Inggris.

“Olahraga paling populer di dunia adalah sepak bola dan itu adalah olahraga yang paling dekat dengan kami, jadi kami harus memiliki aset … bukan hanya klub Liga Inggris, saya juga ingin klub besar,” tutur dia.

Untuk diketahui, meski hampir satu dekade tampil buruk, Manchester United masih memperoleh keuntungan besar dibanding klub besar dunia. Pendapatan mereka di bawah era Grlazer, mencapai USD756 juta pada 2019 dan meningkat 18 persen pada 2021 menjadi USD776 juta. Sedangkan berdasarkan Sportico, valuasi Manchester United sebesar USD4,65 miliar pada 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Candra Gunawan

Pos terkait