Jadi Agen Pegadaian, Omset Dessy Rp500 Juta Sebulan

agen pegadaian
Warga Bengkong, Dessy mendapat berkah dari aktivitasnya menjadi agen Pegadaian. Foto: Gokepri/Eri.

BATAM (gokepri.com) – Menjadi agen Pegadaian menjadi berkah bagi Dessy, warga Bengkong ini omsetnya Rp500 juta dalam sebulan. Ia pun berbagi kisah suksesnya menjadi agen Pegadaian.

Raut bahagia terlihat di wajahnya, Ia senang usahanya menekuni bisnis menjadi agen Pegadaian menuai sukses.

Dessy merupakan salah satu agen Pegadaian yang ada di Batam. Ia membuka usahanya sebagai agen di Perumahan Pesona Mantang, tepatnya di depan SDN 012 Bengkong, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamtaan Bengkong.

HBRL

Baca Juga:

Wanita berambut pendek ini ternyata telah menjadi agen Pegadaian untuk waktu yang cukup lama.

“Pertamakali itu saya gabung pegadaian tahun 2017,” kata Dessy , Kamis 17 November 2022.

Menurut dia, Pegadaian telah memiliki nama yang cukup besar, sehingga tidak membuatnya kesulitan saat mulai menjadi agen dan menawarkan kepada masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.

“Pegadaian itu paling simpel ya, nama besar Pegadaian kan sudah luar biasa. Orang semua sudah tahu juga kan, rata-rata orang tahu jika Pegadaian itu memang spesialis untuk gadai dan segala macamnya,” kata Dessy.

Nama besar itu, kata Dessy menguntungkan bagi masyarakat yang bergabung menjadi agen, karena bakal ketularan rezeki.

Dessy membeberkan, program yang paling banyak diminati masyarakat adalah gadai emas. Angkanya bahkan mencapai 60-70 persen. Sisanya itu ya program lain seperti KUR dan lain sebagainya.

“Masyarakat di sini sangat terbantu sekali, karena kan jauh kalau ke depan sana. Mereka jadi lebih dekat untuk transaksi,” kata dia.

Selain itu untuk tingkat risikonya sangatlah kecil, bahkan hampir tidak ada sama sekali. Karena agen hanya menjadi perantara antara konsumen dengan pihak Pegadaian.

“Risiko kita sangat kecil ya, karena semua ditanggung Pegadaian. Jadi kita seperti lewat tangan aja. Masyarakat gadai ke kita, langsung kita serahkan ke Pegadaian,” tuturnya.

Risiko bagi orang yang tidak menebus barang atau putus gadai pun menurut Dessy semuanya menjadi tanggung jawab Pegadaian.

“Jadi kami enak ya, dan tentunya kami dapat fee, yang pasti risiko full di Pegadaian,” ujarnya.

Disinggung terkait omset, Dessy mengatakan omset dalam sebulan sangat beragam. Untuk rata-rata dalam sebulan omset mencapai Rp300-400 Juta. Bahkan saat ramai omset mencapai Rp500 juta.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pegadaian, karena selama ini saya sudah merasa sangat disuport dan pokoknya luar biasa,” kata dia.

Penulis: Eri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

 

Pos terkait