JAKARTA (gokepri) – Komisaris Utama PT ASABRI, Fary Djemi Francis, dilantik sebagai Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam. Jabatan baru tidak akan mengganggu tugasnya di ASABRI.
“Babak baru dalam penugasan yang baru, sudah dimulai kemarin setelah dilantik oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto,” katanya Jumat, 14 Maret 2025.
Fary Francis mengatakan kerja dan tugasnya sebagai Komisaris Utama (Komut) ASABRI tetap dijalankannya seperti biasa, walaupun mendapatkan tugas baru dari Presiden Prabowo Subianto menjadi Deputi di BP Batam.
Fary mengatakan bahwa dirinya enam rekannya dilantik menjadi anggota/deputi dalam struktur Badan Pengusahaan (BP) Batam pada Kamis, 13 Maret 2025. Menurut dia, dipercayakan menjadi Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam adalah suatu tugas sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan.
“Kepercayaan ini adalah amanah yang mesti ditunaikan sepenuh hati. Saya merefleksikan ini sebagai suatu perutusan di medan pelayanan yang baru, medan BP Batam,” ujar dia.
Fary menambahkan tanggung jawab ini tentu bukan tanpa tantangan. BP Batam sebagai badan pengusahaan yang berurusan dengan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas tentu bergerak dengan penuh dinamika.
Persoalan perdagangan bebas dan kepelabuhan bebas adalah hal-hal yang harus dicari solusinya. “Kehadiran kami tentu menjadi bagian dari sistem problem solver (penyelesaian masalah), dan dengan sendirinya mengeliminasi sistem yang memicu problem maker (pembuat masalah ),” ujar Fary.
“Atas amanah yang baru ini, saya dan keluarga menyampaikan terima kasih banyak untuk doa dan dukungan dari bapa, mama, dan basodara semua. Kiranya, saya dapat melaksanakan pelayanan di bidang investasi dan pengusahaan BP Batam ini dengan sebaik-baiknya untuk kebaikan Indonesia raya,” ujar dia.
Tujuh Deputi BP Batam
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, melantik tujuh deputi baru di BP Batam. Restrukturisasi ini untuk memperkuat daya saing Batam dalam menarik investasi.
Airlangga yang juga menjabat Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam berharap, struktur baru itu akan berdampak pada pengelolaan BP Batam yang lebih efektif dan efisien.
“Transformasi sekaligus mengubah struktur anggota dan Deputi BP Batam yang semula empat deputi menjadi tujuh deputi, dan ini mencerminkan upaya BP Batam untuk menjawab tantangan pengembangan KPBPB Batam dalam menghadapi dinamika kemajuan perekonomian nasional dan kawasan di sekitar Batam,” ujar Airlangga dalam sambutannya di Jakarta, Kamis, 13 Maret 2025.
Perubahan kelembagaan ini didasarkan pada Peraturan Dewan Kawasan Batam Nomor 1 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja BP Batam, yang menetapkan jabatan anggota/deputi BP Batam setara dengan eselon I atau jabatan pimpinan tinggi madya.
Sebelumnya, Airlangga telah melantik Wali Kota Batam 2025-2030, Amsakar Achmad, sebagai Kepala BP Batam dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia, sebagai Wakil Kepala BP Batam pada 20 Februari 2025 lalu.
Dengan penguatan tersebut, BP Batam memiliki fleksibilitas lebih besar dalam mengambil kebijakan strategis guna menarik investasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dengan ruang kebijakan tersebut, Menko Airlangga optimistis Batam akan dapat bergerak dan bersaing dengan kawasan lain seperti kawasan di Malaysia, Singapura, ataupun Vietnam.
Ia juga mendorong seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam untuk dapat bekerja sama sehingga akan mampu mendukung Batam menjadi daerah pengembangan industri dan wisata, serta akan menjadi tujuan investasi baik dalam dan luar negeri.
Adapun para anggota/deputi BP Batam yang hari ini dilantik yakni sebagai berikut:
1. Alexander Zulkarnain sebagai Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan;
2. Sudirman Saad sebagai Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan;
3. Syarlin Joyo sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Lahan, Pesisir, dan Reklamasi;
4. Fary Djemy Francis sebagai Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan;
5. Ruslan Aspan sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan, dan Lalu Lintas Barang;
6. Ariastuty Sirait sebagai Deputi Bidang Pelayanan Umum; dan
7. Mouris Limanto sebagai Deputi Bidang Infrastruktur.
ANTARA
Baca Juga: Penambahan Deputi, BP Batam Bakal Lebih Fleksibel Ambil Kebijakan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








