Irwasda Polda Kepri Sosialisasi Bahaya Pungli Saat PPDB

Irwasda Polda Kepri Kombes Pol Rudi M Rudy Syafirudin saat membuka sosialisasi bahaya pungli saat PPDB.

Karimun (gokepri.com) – Ketua Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Provinsi Kepri yang juga Irwasda Polda Kepri, Kombes Pol M. Rudy Syafirudin melakukan sosialisasi pencegahan pungli pada bidang pendidikan dalam rangka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD, SMP, SMA dan SMK.

Sosialisasi Saber Pungli itu dilaksanakan di Ballroom lantai 7 Hotel Aston Karimun, Selasa 31 Mei 2022.

Rudy Syafirudin mengatakan, tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah agar orang tahu kalau pungutan liar telah merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

HBRL

Untuk itu, perlu pemberantasan secara tegas, terpadu, efesien, efektif serta mampu menciptakan budaya malu dan efek jera.

“Sosialisasi ini akan menjelaskan proses-proses terjadi pungli, kemudian menyampaikan solusi-solusi untuk menerangkan jalan keluar agar supaya tidak terjadi pungli,” ujar Rudi.

Kata Rudi, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 sebagai payung hukum satuan tugas Sapu Bersih Pungutan Liar atau Saber Pungli.

Dalam peraturan itu, Presiden Jokowi menginstruksikan Gerakan Sapu Bersih Pungutan Liar di seluruh daerah di Indonesia, termasuk juga di daerah, karena penyakit pungutan liar sudah menjangkiti hampir seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Dalam Perpres tersebut, satgas Saber Pungli bertugas untuk memberantas praktik pungutan liar secara efektif dan efisien.

Caranya, dengan mengoptimalkan pemanfaatan personel, satuan kerja dan sarana prasarana baik yang berada di kementerian/lembaga atau pemerintah daerah dengan memperhatikan empat fungsi, yakni intelijen, pencegahan dan sosialisasi, penindakan serta yustisi.

Dalam Perpres tersebut juga dimungkinkan bagi satgas untuk melaksanakan operasi tangkap tangan.

Dengan terbitnya Perpres ini, keresahan masyarakat kita terhadap pungutan liar seolah terjawab dan menjadi solusi untuk berjalan lebih jauh lagi ke arah yang lebih baik.

“Sejak merdeka kita sibuk dengan pembangunan fisik, maka kini saatnya kita bangun mental kita. Pembangunan ini akan kita lakukan dengan berbagai gerakan bersama, kolaborasi antara masyarakat dan swasta yang didukung oleh pemerintah. Perubahan dimulai saat ini dan berawal dari diri kita sendiri, dilakukan bersama untuk masyarakat yang lebih baik,’ ujar Rudi.

Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim mengatakan, sosialisasi Saber Pungli ini sangat relevan dengan salah satu misi Pemerintah Kabupaten Karimun yang sedang dijalankan, yakni melaksanakan reformasi birokrasi yang berorientasi kepada pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait