INVESTASI ASING: Hong Kong Bawa Inovasi Plastik Rekayasa ke Batam

Produsen plastik rekayasa
Ngai Hing Engineering Plastic Materials dan pejabat BP Batam, Selasa 4 April 2023. Foto: Dok. BP Batam

BATAM (gokepri) – Produsen plastik rekayasa asal Hong Kong tertarik membangun pabrik beserta membawa inovasi dan teknologinya ke Kota Batam. Memperluas pasar sekaligus mendekatkan diri dengan mitranya.

Penjajakan korporasi bernama Ngai Hing Engineering Plastic Materials sudah dimulai. Mereka berdialog dengan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) pada Selasa 4 April 2023 di gedung BP Batam.

Ngai Hing Engineering Plastic Materials diwakili oleh Export Business Development Manager, Darreb Jamieson. “Potensi Batam sangat luar biasa. Semoga rencana ini bisa terealisasi,” ujar Jamieson usai pertemuan dilaksanakan.

HBRL

Baca Juga: Investor Asal Malaysia Berminat Investasi di KEK Kesehatan

Untuk diketahui, plastik rekayasa adalah bahan plastik yang dirancang untuk memiliki sifat mekanik dan termal yang lebih baik daripada plastik biasa. Bahan ini digunakan dalam berbagai aplikasi industri, seperti otomotif, elektronik, dan konstruksi. Plastik rekayasa biasanya lebih tahan terhadap suhu tinggi, korosi, dan tekanan dibandingkan dengan plastik standar. Plastik rekayasa umumnya lebih mahal daripada plastik biasa karena memiliki sifat dan performa yang lebih baik.

Bahan baku untuk membuat plastik rekayasa dapat bervariasi tergantung pada jenis plastik yang dibuat. Beberapa contoh bahan baku yang umum digunakan untuk membuat plastik rekayasa adalah polikarbonat, poliamida (nylon), asetal (POM), polifenilena oksida (PPO), dan polisulfon.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan perusahaan tersebut berencana untuk mendirikan kantor perwakilan mereka di Kota Batam. Tidak hanya itu, lanjut Tuty, Ngi Hing Engineering Plastic Materials juga akan membangun pabrik produk plastik rekayasa jika rencana ini bisa terealisasi. “Kota Batam ini potensinya besar sekali. Oleh karena itu, mereka bermaksud untuk mencari lokasi di sini,” ujarnya di Marketing Centre BP Batam.

Ia optimistis rencana perusahaan asal Hong Kong tersebut akan terealisasi. Mengingat, salah satu klien (customer) besar mereka berada di Kota Batam.

Selain itu, Hong Kong termasuk dalam lima investor asing terbesar di Kota Batam dengan nilai investasi sebesar USD28,1 juta. “Kami menyambut baik kedatangan mereka dan berharap ada percepatan untuk bisa segera beroperasi di Kota Batam,” tambahnya.

Bukan tanpa alasan, kehadiran Ngai Hing Engineering Plastic Materials bakal meningkatkan nilai investasi asing di Kota Batam. Berdasarkan catatan terbaru BP Batam, nilai investasi asing di Kota Batam tumbuh 50,93 persen pada tahun 2022.

Realisasi investasi asing Kota Batam tahun 2022 mencapai USD746,9 juta atau setara Rp11,11 triliun. Nilai ini naik signifikan jika dibandingkan realisasi investasi asing tahun 2021 yang hanya sebesar USD 504,2 juta atau setara Rp 7,36 triliun.

Tuty menyebut, investasi merupakan hal penting untuk pembangunan dan peningkatan ekonomi daerah. Dengan beberapa rencana strategis BP Batam ke depan, lanjut Tuty, akan berdampak positif untuk pertumbuhan ekonomi daerah ke depan.

“Ini sudah pertemuan kesekian kalinya, semoga bisa terwujud dan mendapat hasil terbaik,” pungkasnya. Dalam pertemuan ini, turut hadir Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir Widyasa, Plt Kabag Promosi BP Batam, Sofyan, dan Kasubdit Pelayanan Penanaman Modal, Yani Alkindi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Candra Gunawan

Pos terkait