Gubernur Ansar: Vaksinasi Menumbuhkan Rasa Percaya Diri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad melihat vaksinasi lansia
Gubernur Kepri Ansar Ahmad meninjau vaksinasi Covid-19 khusus lansia di kantor Permabudhi, Tanjungpinang, (4/3/2021).

Tanjungpinang (gokepri.com) – Gubernur Kepri Ansar Ahmad tampak antusias terhadap pelaksanaan vaksin kali ini, karena lansia sebagai sasaran vaksinasi. Ketika masyarakat luas mendapat giliran vaksin, maka masyarakat sudah percaya diri karena terbukti jika vaksin Covid-19 itu aman dan halal.

“Vaksinasi hari ini bagus dilaksanakan di tempat terbuka, dengan sirkulasi udara yang bagus. Juga dapat dilihat masyarakat luas vaksinasi hari ini sehingga menumbuhkan rasa confident pada mereka,” kata Ansar saat meninjau vaksinasi Covid-19 khusus lansia di kantor Permabudhi, Tanjungpinang, (4/3/2021).

Menurut Gubernur Ansar, langkah pemerintah sudah tepat dengan memprioritaskan petugas-petugas lapangan seperti tenaga kesehatan dan pelayanan publik yang rentan terpapar langsung dengan virus Covid-19. Kemudian tokoh-tokoh masyarakat, setelah itu kelompok lansia. Saat ini Pemprov Kepri saat ini masih menunggu keputusan tentang pelaksanaan vaksinasi mandiri.

“Saya yakin dengan vaksin mandiri, maka seluruh masyarakat Kepri secara masif lebih cepat divaksinasi,” terangnya.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun namanya vaksin mandiri, tetapi tetap tidak dipungut biaya. Karena ini merupakan hak seluruh masyarakat di Kepri.

“Ini memang permintaan pelaku usaha, artinya mereka siap membiayainya dan tidak boleh dipungut biaya berapapun,” tegas Ansar.

Gubernur Ansar menargetkan sampai Desember 2021, paling tidak sudah 1,4 juta masyarakat Kepri divaksin atau sebanyak 70 persen dari seluruh total jumlah penduduk provinsi Kepri.

“Alhamdulillah untuk provinsi Kepri tidak ada kendala apapun dalam proses pengiriman dosis vaksin. Sehingga nantinya pada bulan Desember sudah tercapai target 70 persen,” katanya.

Baca juga: 36 Anggota DPRD Batam Jalani Vaksinasi

Adapun pada pelaksanaan vaksinasi ini, Dinkes Provinsi Kepri menargetkan akan menyuntikkan vaksin kepada 210 lansia yang terdaftar sebagai vaksin dengan total sebanyak 565 lansia selama 3 hari vaksinasi. Berbeda dengan kelompok yang usia lebih muda, khusus untuk lansia apabila mereka sudah mendapat vaksin lainnya sebelum vaksin Covid-19, maka wajib menunggu 28 hari untuk suntikan vaksin pertama.

Tampak mendampingi Gubernur dalam peninjauan itu Wakil ketua DPRD Provinsi Kepri Dewi Komalasari, Sekda Prov Kepri Arif Fadillah, Kepala Dinkes Kepri M. Bisri, Kepala Kesbangpol Lamidi, dan Anggota DPRD Kepri Rudi Chua. (eri)

BAGIKAN