Gaji Ketua RT dan RW di Lingga Dibayarkan Lewat Kecamatan

gaji ketua rt
Camat Singkep Agustiar. (foto: istimewa)

Lingga (gokepri.com) – Pembayaran gaji atau insentif Ketua RT dan Ketua RW di Lingga mulai 2021 dibayarkan Kantor Kecamatan tak lagi lewat Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset (DP2KA).

Camat Singkep Agustiar menyampaikan di Kecamatan Singkep ada 3 Desa dan 1 Desa Persiapan, yakni, Desa Tanjung Harapan, Desa Batu Kacang ,Desa Batu Berdaun ditambah 1 Desa Persiapan Kebun Nyiur, dan juga 3 kelurahan yaitu, Kelurahan Dabo, Kelurahan Dabo Lama dan Kelurahan Sungai Lumpur.

“Pengalihan ini karena sistem keuangan saat ini mungkin mengarahkan untuk mempermudah, karena RT/RW dibawah pembinaan kecamatan, sehingga DP2KA menitifkan ke kecamatan untuk dibayarkan kepada RT/RW,” ujarnya, Jumat (22/1/2021).

|Baca Juga: Sengketa Pilkada Kepri, Batam, Karimun, dan Lingga Disidangkan 28 Januari

Untuk pembayaran insentif ini, jelas Agustiar, direncanakan akan diusahakan penyalurannya setiap bulan. Hanya sedikit masalah adalah penandatangan amprah karena penandatangan ini yang selalu terlambat, maka kalau tidak bisa tetap seperti biasa 3 bulan sekali.

“Dalam penyalurannya pun masih kami pelajari, karena selama ini penyaluran insentif RT/RW melalui Bank atau non tunai, bisa saja ke depan penyalurannya melalui tunai,” terangnya.

Agustiar meminta setiap bulannya kelurahan melakukan pertemuan dan RT/RW. Dalam pertemuan tersebut membawa laporan bulanan tidak hanya pada jumlah penduduk saja, tapi ada tambahan laporan lainnya seperti, berapa warga yang sudah menerima bantuan rumah, atau sudah menerima bantuan lainnya maupun yang belum.

|Baca Juga: Gaji Honorer di Karimun Naik Hingga 30 Persen

Selain itu, tambah Agustiar, mungkin juga ada anak dari warganya yang menerima bea siswa dan yang belum.

Kalau selama ini mungkin ada yang belum terpantau oleh RT masalah warganya, dengan laporan ini mereka jadi mempunyai data.

Harapannya dengan adanya pembinaan lansung dari kecamatan atau kelurahan ini, dan juga kelurahan dapat melakukan pertemuan tatap muka dengan RT/RW, mungkin ada keluh kesah yang akan disampaikan oleh RT/RW.

“Laporan bulanan tersebut harus masuk ke kelurahan akhir bulan menimal tanggal 28-30 setiap bulannya, karena pada tanggal 1 laporan dari RT/RW tersebut, sudah diterima kecamatan dari kelurahan, jika laporan yang kita terima masih ada RT yang belum memberikan laporan bulanan, maka insentif nya akan kita pending pembayarannya, tapi bukan tidak dibayar hanya di pending sampai laporan RT itu kita terima,” ujarnya.

(Tam)

|Baca Juga: Rusak Parah dan Bopeng, Jalan-Jalan di Singkep Barat Mencemaskan

BAGIKAN