BATAM (gokepri) – Dua kapal diduga transaksi ilegal bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Perairan Teluk Jodoh, Batam, Selasa 17 Desember 2024. Kapal Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, KN Pulau Dana-323 dan KN Bintang Laut-401, mengamankan kedua kapal tersebut.
“Bakamla RI berhasil menggagalkan transaksi BBM ilegal dan mengamankan dua kapal yang tertangkap tangan sedang memindahkan muatan BBM di perairan Teluk Jodoh,” kata Kapten Bakamla Yuhanes Antara, pejabat humas Bakamla.
Kedua kapal yang diamankan adalah MV Armada Segara dan SPOB Cipta 02. Yuhanes menjelaskan penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat melalui call center Bakamla RI.
Laporan itu kemudian diteruskan ke Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Bakamla RI. KN Pulau Dana-323 dan KN Bintang Laut-401 lantas melakukan pemantauan di lokasi.
Baca Juga:
Bakamla Gelar Makan Bergizi Gratis untuk 732 Siswa SD di Batam
“KN Pulau Dana-323, yang dikomandani Letkol Bakamla Umar Dani, dan KN Bintang Laut-401, yang dikomandani Letkol Bakamla Andi Christi Mahendra, bergerak cepat memantau perairan Teluk Jodoh,” kata Yuhanes.
Pada pukul 05.00 WIB, tim patroli gabungan melihat dua kapal yang diduga kuat sedang melakukan ship to ship transhipment (STS) di posisi 01° 09,51’ U – 103° 57,88’ T. “Tim patroli segera mendekati dan mengidentifikasi kedua kapal,” ujarnya.
Pukul 05.15 WIB, tim gabungan memasuki SPOB Cipta 02 untuk memeriksa dan menggeledah. Yuhanes mengatakan pemeriksaan menunjukkan kedua kapal tertangkap tangan sedang bertransaksi BBM ilegal. “MV Armada Segara diketahui sedang memindahkan BBM jenis solar ke SPOB Cipta 02,” katanya.
Baca Juga:
Bakamla Usir Kapal Coast Guard China di Laut Natuna Utara
Pemeriksaan lebih lanjut menemukan 23 kiloliter (kl) BBM jenis High Speed Diesel (HSD) dalam tangki SPOB Cipta 02. Kedua kapal kemudian diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Yuhanes menambahkan keberhasilan ini membuktikan komitmen Bakamla RI menjaga keamanan laut Indonesia dan memberantas aktivitas ilegal.
“Kepala Bakamla RI mengapresiasi laporan cepat masyarakat dan respons sigap tim patroli gabungan dalam menggagalkan transaksi BBM ilegal ini,” kata Yuhanes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







