BATAM (gokepri.com) – Upaya penyelamatan dramatis dilakukan tim gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, Tim SAR, dan Brimob terhadap seorang pria yang diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri di Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Pria tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat setelah bertahan hampir tiga hari di atas tower.
Peristiwa ini terjadi di samping Masjid Baiturrahman, Kelurahan Sungai Harapan. Kejadian pertama kali dilaporkan warga pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 20.40 WIB. Saat itu, masyarakat melihat seorang pria berada di pucuk tower dengan gelagat mencurigakan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait bersama personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus memulai upaya penyelamatan.
Berdasarkan data yang dihimpun, pria tersebut diketahui bernama Iman (34). Ia merupakan penghuni mess Masjid Baiturrahman Sekupang dan dikenal aktif dalam kegiatan dakwah di lingkungan masjid.
Menurut keterangan rekan korban, Iman diduga tengah mengalami tekanan mental dalam beberapa waktu terakhir. Pada hari kejadian, ia bahkan dilaporkan tidak makan dan tidak tidur.
Proses evakuasi berlangsung cukup alot. Petugas melakukan pendekatan persuasif dan humanis untuk membujuk korban agar turun secara sukarela.
Pada Rabu malam sekitar pukul 23.30 WIB, tim gabungan sempat melakukan negosiasi, namun korban menolak turun. Upaya penyelamatan berlanjut hingga Kamis (26/3/2026) dengan melibatkan Polsek Sekupang, Basarnas Kota Batam, dan Brimob Polda Kepri, tetapi korban masih bertahan di atas tower.
Setelah pendekatan intensif yang dilakukan tanpa henti, pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, korban akhirnya bersedia turun dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Selanjutnya, pada pukul 12.05 WIB, korban dibawa oleh personel Polsek Sekupang bersama Majelis Dakwah Masjid Baiturrahman ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes narkoba dan evaluasi kondisi psikologis.
Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait menyampaikan bahwa seluruh proses berjalan dengan aman dan terkendali.
“Alhamdulillah, korban berhasil dibujuk untuk turun dengan selamat setelah hampir tiga hari berada di atas tower. Proses ini dilakukan dengan pendekatan humanis bersama tim terkait,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental orang di sekitarnya serta segera melapor jika menemukan situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Selama proses evakuasi berlangsung, situasi di sekitar lokasi dilaporkan tetap aman dan kondusif.*
Penulis: Engesti








