DPRD Batam Minta BP Relokasi Korban Penggusuran Simpang Barelang

Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardianto
Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardianto

Batam (gokepri.com) – Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardianto meminta Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk mempertimbangkan relokasi bagi 165 kios liar di Simpang Balerang yang digusur. Penggusuran itu tidak hanya dilakukan terhadap kios liar, namun juga rumah liar di row jalan kawasan itu.

Menurut Budi, kios dan rumah liar ini rencananya akan direlokasi ke pinggir jalan arah menuju ke Jembatan Barelang. Penggusuran tersebut akan berlangsung dalam dua tahap.

“Namun untuk sementara, rumah-rumah liar berada disitu itu akan ditempatkan sementara di rusun. Nantinya kita berikan enam bulan gratis. Dan relokasi rumah liar ini nantinya akan difaslitasi Satpol PP,” ujar Budi.

Budi menjelaskan, rumah atau kios liar berada di Simpang Barelang ini secara administrasi membayar pajak berupa PBB. Kendati secara legalitas mereka memang tidak memiliki surat resmi.

“Ini harus jadi pertimbangan BP Batam untuk merelokasi lahan, karena mereka menempati lahan tersebut sudah puluhan tahun. Istilahnya kemanusiaanlah berupa kavling bagi mereka,” katanya. (eri)

BAGIKAN