Batam (gokepri.com) – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam akan meluncurkan program pelatihan kerja khusus bagi penyandang disabilitas pada 2025. Langkah ini diambil setelah menyadari adanya tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas dalam pelatihan umum.
Kepala Bidang Pembinaan, Pelatihan, dan Produktivitas Disnaker Batam, Mohzaini mengatakan sebelumnya di bulan September 2024 pihaknya melibatkan penyandang disabilitas dalam pelatihan umum.
“Namun menemui beberapa kendala,” ujarnya, Kamis 10 Oktober 2024.
Baca Juga: Disnakertrans Tingkatkan SDM Kepri dengan Melibatkan Sejumlah Perusahaan
Ia menjelaskan bahwa peserta disabilitas sering kali tidak dapat mengikuti instruksi dengan kecepatan yang sama dan membutuhkan pendampingan lebih intensif. Penyandang tuna rungu, misalnya, mengalami kesulitan dalam pelatihan umum yang diadakan sebelumnya.
“Dalam pelatihan seperti menjahit, tata boga, tata rias, dan operator komputer, beberapa penyandang disabilitas bisa beradaptasi, tetapi untuk tuna rungu masih butuh pelatihan khusus,” jelasnya.
Disnaker Batam berencana mengadakan pelatihan yang lebih spesifik untuk memenuhi kebutuhan mereka pada tahun depan. Program ini diharapkan memberikan keterampilan yang relevan, baik untuk bekerja di perusahaan atau memulai usaha sendiri.
“Kami mendukung mereka agar bisa membuka usaha sendiri atau bekerja di perusahaan,” lanjutnya.
Mohzaini juga berharap perusahaan di Batam lebih terbuka terhadap penyandang disabilitas, sesuai dengan ketentuan yang mewajibkan perusahaan mempekerjakan 1 persen dari total karyawan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Kami terus mendorong perusahaan untuk membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif,” kata dia. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









