Disnaker Batam dan Kalala Institute Gelar UKW Bersama PWI Kepri

Pra Uji Kompetensi Wartawan yang dilaksanakan di Hotel PIH, Kota Batam, Rabu (19/6/2024). Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Batam (gokepri.com) – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam bekerja sama dengan Kalala Institute dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

UKW tersebut dilaksanakan di Hotel Pusat Informasi Haji (PIH), Kota Batam, selama tiga hari, mulai Rabu (19/6/2024) hingga Jumat (21/6/2024).

Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Batam, Mohammad Zaini, mengungkapkan bahwa sertifikasi UKW ini merupakan prioritas yang diinisiasi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja.

HBRL

Baca Juga: PWI Pusat Kembali Melanjutkan Program UKW Gratis PWI se-Indonesia

“Sertifikasi UKW ini merupakan atensi dari Pak Kadis dan di tahun 2024 ini, Alhamdulillah inilah yang bisa kita laksanakan sebanyak 25 peserta,” kata Zaini.

Zaini menambahkan bahwa Dinas Tenaga Kerja Batam berkomitmen untuk melakukan sertifikasi bagi berbagai profesi yang mendukung pembangunan dan kesejahteraan Kota Batam.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak alergi terhadap kritik selama itu untuk kebaikan bersama.

“Yang sudah rutin itu salah satunya adalah satu komando di bawah PWI Kepri. Ini tentunya lebih mudah untuk kita melakukan koordinasi arahnya ke mana,” jelasnya.

Ketua PWI Kepri Andi dalam pembukaan Bimtek dan Uji Kompetensi Wartawan di Hotel PIH Batam, Rabu (19/6/2024). Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Direktur Kalala Institute, Eza Pendri, menyampaikan bahwa jumlah peserta yang mendaftar untuk UKW sebanyak 50 orang, namun kuota yang tersedia hanya untuk 25 peserta.

Eza menilai bahwa sertifikasi jurnalistik yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Batam sangat membantu wartawan mencapai tingkat kompetensi dan keahlian di bidang jurnalistik.

Eza berharap para peserta dapat mengikuti proses UKW dengan maksimal dan mengharapkan Disnaker juga bisa menganggarkan pelatihan jurnalistik di masa depan.

“Kalau kita ikut secara mandiri UKW ini tentu biayanya cukup besar, sekitar 4 juta untuk sertifikasi,” katanya.

Ketua PWI Kepri, Andi, menambahkan sebanyak empat orang dari PWI Kepri akan bertindak sebagai penguji pada UKW kali ini.

Andi menekankan pentingnya profesionalisme dalam profesi jurnalis yang dapat diwujudkan melalui uji kompetensi.

“Di lembaga uji PWI, tidak asal, dari seleksi administrasi saja jika tidak lengkap tidak bisa ikut. Karena di PWI tidak ingin ada penumpang gelap,” tegas Andi.

Andi berharap semua peserta UKW dapat mengikuti uji kompetensi hingga akhir dan mengajak wartawan yang belum bergabung dengan organisasi profesi untuk bergabung dengan PWI Kepri.

“Mari kita bersama-sama untuk menjaga profesi kita sebagai wartawan,” ajaknya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

Pos terkait