Dikunci di Balkon, Asisten Rumah Tangga asal Indonesia di Malaysia Selamat Berkat Secarik Kertas

asisten rumah tangga di malaysia
Petugas Divisi Anti-Perdagangan Orang dan Anti-Penyelundupan Migran (Atipsom) menyelamatkan seorang WNI dari balkon apartemen di Mutiara Damansara, Petaling Jaya. Foto: The Star

SELANGOR (gokepri) – Seorang asisten rumah tangga berusia 21 tahun asal Indonesia berhasil diselamatkan setelah sebelumnya dikunci di balkon apartemen di wilayah Petaling Jaya, Selangor, Malaysia.

Kondisi memprihatinkan dialami korban karena hanya diberi alas tidur dan bantal. Penderitaannya kian bertambah saat musim hujan.

Baca Juga:

Penyelamatan terhadap korban terjadi pada pukul 5 sore, 9 Juni 2024. Tim dari Divisi Anti-Perdagangan Orang dan Anti-Penyelundupan Migran (Atipsom) Departemen Investigasi Kriminal Bukit Aman (Mabukalot) menggerebek apartemen tersebut di kawasan Mutiara Damansara.

Kepala Asisten Direktur Atipsom, Soffian Santong, mengatakan seorang perempuan berusia 69 tahun yang diduga majikan korban ditahan.

“Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban hanya diberi tempat tinggal di balkon, bukan di kamar,” ungkap Soffian kepada The Star pada 10 Juni.

“Korban dilarang keluar balkon dan pintunya selalu dikunci dari dalam,” lanjutnya.

Soffian menjelaskan korban hanya diizinkan masuk ke dalam apartemen antara jam 5 pagi sampai 11 pagi untuk membersihkan unit.

“Korban baru bekerja selama sekitar satu minggu dan belum menerima gaji,” tambahnya.

“Situasi yang dialami korban terungkap setelah ia menulis pesan minta tolong dan melemparkannya dari balkon.”

Berdasarkan keterangan tersebut, kasus ini dijerat dengan Pasal 12 Undang-Undang Atipsom tentang eksploitasi orang dan Pasal 55B Undang-Undang Keimigrasian tentang mempekerjakan warga negara asing tanpa izin kerja yang sah. THE STAR

Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News