Diduga Dukung Paslon ASLI, Lurah Sei Pelunggut Dilaporkan ke Bawaslu

Lurah Sei Pelunggut
Tim Hukum PDIP, Sulhan melaporkan Lurah Sei Pelunggut, Sagulung kepada Bawaslu, Rabu (2/10/2024). Foto: Gokepri.com/Engesti Fedro

BATAM (gokepri.com) – Lurah Sei Pelunggut, Sagulung, Kota Batam dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan ikut mengkampanyekan calon Walikota dan Wakil Walikota Batam Amsakar-Li Claudia (ASLI). Lurah berinisial RA itu dilaporkan oleh tim hukum PDIP, Sulhan, Rabu 2 Oktober 2024.

Sulhan mengatakan, lurah tersebut dilaporkan ke Bawaslu Batam karena diduga mendukung salah satu calon kepala daerah. Laporan tersebut juga sudah diterima oleh Bawaslu Batam untuk ditindaklanjuti.

“Kami laporkan salah satu ASN di Batam, dia Lurah yang melakukan kampanye dengan kader posyandu,” kata dia.

HBRL

Baca Juga: Netralitas ASN Jadi Perhatian Serius Bawaslu Kepri

Dia menjelaskan, modus yang digunakan lurah adalah dengan mengumpulkan seluruh kader posyandu wilayah itu dan memperkenalkan calon Wali Kota, Amsakar Achmad-Li Claudia

“Lurah tersebut mengumpulkan kader-kader posyandu dan melakukan briefing kepada seluruh kader posyandu tersebut untuk berpihak pada Pak Amsakar selaku calon walikota. Lurah tersebut mengungkapkan bahwa Amsakar Achmad adalah calon yang terbaik,” kata dia.

Ia mengaku mengantongi bukti valid berupa rekaman suara yang menjelaskan aktivitas lurah tersebut.

“Jadi dalam pertemuan itu, lurah menjelaskan bahwa ada dua calon Walikota Batam, ada yang baik ada juga yang terbaik. Lurah itu juga menjelaskan bahwaAmsakar Achmad adalah sosok yang pas karena sudah bertugas memimpin Batam selasa dua periode,” kata dia.

Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada 14 September 2024 lalu, namun pihaknya baru tahu pada 27 September 2024.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam, Antonius Itoloha Gaho mengatakan sudah menerima laporan dari tim paslon Nuryanto-Hardi Hood (NADI) soal adanya salah satu ASN yang tidak netral.

“Sudah kami terima akan kami tindaklanjuti,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait