BATAM (gokepri) – Kapal Roro dari Tanjung Uban menuju Batam terpaksa menunggu di laut selama berjam-jam karena dermaga Pelabuhan Telaga Punggur, Batam, sedang diperbaiki. Antrean panjang terjadi akibat kerusakan kapal di dermaga yang memperlambat proses bersandar.
Koordinator Satuan Pelayanan Balai Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Telaga Punggur, Widodo, menjelaskan masalah ini disebabkan oleh kerusakan pada kapal yang bersandar di dermaga. “Kapal KMP Lome mengalami kerusakan saat berlabuh di ponton dermaga pelabuhan. Dari dua dermaga yang ada, hanya satu yang bisa digunakan karena yang lainnya sedang diperbaiki,” ujar Widodo, Rabu (30/10/2024).
Kerusakan ini menyebabkan antrean kapal yang ingin bersandar semakin panjang. “Selama berjam-jam tidak ada dermaga yang bisa digunakan untuk menurunkan penumpang,” tambahnya.
Widodo menjelaskan kapal KMP Lome mulai diperbaiki sejak Senin 29 Oktober, tetapi hingga Selasa belum selesai dan belum bisa dipindahkan dari dermaga. Akibatnya, kapal-kapal Roro lainnya harus menunggu giliran untuk menurunkan penumpang.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat sebagai pengguna jasa,” kata Widodo.
Baca: Kapal Roro Batam-Karimun Berhenti Berlayar untuk Sementara Waktu
Ia menegaskan pihaknya telah berupaya maksimal untuk memindahkan kapal yang rusak agar dermaga bisa segera beroperasi kembali. BPTD Pelabuhan Telaga Punggur berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan demi kenyamanan pengguna transportasi laut.
Salah seorang penumpang, Nur Arif, mengungkapkan keluhannya setelah terombang-ambing di laut selama berjam-jam. “Kapal sudah dua jam belum bisa bersandar. Saya ke Batam untuk menjenguk saudara yang sakit di rumah sakit, tapi belum ada kejelasan kapan kami bisa turun,” ujar Nur Arif. Ia berharap ASDP Batam segera memperbaiki layanan demi kenyamanan pengguna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









