Deretan 10 Mata Uang Terlemah di Dunia 2024

Mata uang terlemah di dunia 2024
Foto: Investopedia

BATAM (gokepri) – Mata uang terlemah dunia sepanjang 2024 didominasi negara dengan inflasi tinggi, krisis ekonomi, dan instabilitas politik. Pound Lebanon menempati posisi terlemah, disusul Rial Iran dan Dong Vietnam.

Sepanjang 2024, perekonomian global terguncang akibat sentimen geopolitik, kebijakan fiskal, dan berbagai faktor lainnya. Kondisi ini memicu pelemahan nilai tukar sejumlah mata uang terhadap dolar AS.

Mengutip Forbes, mata uang yang lemah adalah mata uang dengan nilai rendah atau menurun dibandingkan dengan mata uang lainnya. Pelemahan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti intervensi bank sentral, ketidakseimbangan perdagangan, inflasi, dan ketidakstabilan politik. Berikut adalah daftar 10 mata uang terlemah di dunia pada 2024.

HBRL

1. Pound Lebanon (LBP)
Pound Lebanon menjadi mata uang terlemah di dunia. Penyebab utamanya adalah inflasi tinggi, krisis ekonomi, dan ketidakstabilan politik yang telah berlangsung bertahun-tahun. Sejak krisis perbankan 2019, nilai pound terus terpuruk hingga mencapai 89.554 LBP per dolar AS.

2. Rial Iran (IRR)
Rial Iran melemah drastis setelah kegagalan kesepakatan nuklir AS-Iran pada 2015 yang diikuti sanksi berat. Ketegangan baru di Timur Tengah semakin memperburuk kondisinya. Saat ini, nilai tukar rial adalah 42.000 IRR per dolar AS.

3. Dong Vietnam (VND)
Dong Vietnam tertekan akibat pembatasan tenaga kerja asing dan kebijakan devaluasi oleh Bank Sentral untuk mendorong ekspor. Saat ini, nilai dong tercatat sebesar 25.416 per dolar AS.

4. Kip Laos (LAK)
Kip Laos melemah akibat inflasi tinggi, pertumbuhan ekonomi lambat, dan utang luar negeri yang meningkat. Nilai tukarnya kini berada di angka 21.950 LAK per dolar AS.

5. Leone Sierra Leone (SLL)
Leone Sierra Leone menghadapi tantangan besar seperti inflasi, utang tinggi, dan dampak wabah Ebola. Nilainya saat ini mencapai 22.869 SLL per dolar AS.

6. Rupiah Indonesia (IDR)
Rupiah menjadi salah satu mata uang terlemah dunia akibat inflasi tinggi dan kekhawatiran resesi global. Meski demikian, Indonesia tetap memiliki PDB terbesar di Asia Tenggara. Nilai tukar rupiah saat ini adalah Rp15.862 per dolar AS.

7. Som Uzbekistan (UZS)
Som Uzbekistan terus melemah meskipun negara ini memiliki cadangan energi besar. Pengangguran, korupsi, dan inflasi menjadi faktor utama. Saat ini, nilai som adalah 12.830 per dolar AS.

8. Franc Guinea (GNF)
Franc Guinea melemah sejak konflik pada 1990-an. Meskipun menunjukkan stabilisasi belakangan ini, mata uang ini masih bernilai rendah di 8.619 GNF per dolar AS.

9. Guarani Paraguay (PYG)
Guarani Paraguay tertekan oleh inflasi, pengangguran, korupsi, dan maraknya mata uang palsu. Saat ini, nilai tukarnya adalah 7.803 PYG per dolar AS.

10. Ariary Malagasi (MGA)
Ariary Malagasi terus melemah sejak krisis politik dan ekonomi pada 2009. Inflasi tinggi dan minimnya investasi asing memperburuk keadaan. Nilainya kini sebesar 4.652 MGA per dolar AS. ***

Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News

Baca Berita Lainnya:

 

Pos terkait