Batam (Gokepri.com) – Pandemi COVID-19 membuat berbagai aktivitas industri hiburan terhenti salam dua tahun lamanya. Namun kini festival musik dan konser akan marak kembali digelar di Batam.
Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan hal ini tak terlepas dari upaya Pemerintah Kota Batam menekan laju perkembangan COVID-19 di Batam melalui vaksinasi. Kekebalan komunal tercipta. Sehingga membuat kegiatan yang menimbulkan keramaian tak menjadi masalah.
“Sehingga berkumpul tidak terlalu terbatasi lagi. Saya bertemu kemarin dengan konjen Singapura. Mereka sudah percaya untuk datang ke Batam untuk hadir menyaksikan acara di Batam,” kata Ardi saat dihubungi Minggu 28 Agustus 2022.
Selama pandemi COVID-19. industri musik telah melewati banyak rintangan dan halangan. Ardi menyebut, tren konser dan musik atau live performance mudah mulai marak lagi di Kota Batam. Dengan diadakannya Jazz Festival 2022 beberapa waktu lalu menjadi pemantik festival musik lainnya untuk tampil di Batam.
“Tunggu saja event lainya banyak artis yang punya nama akan tampil di Batam,” katanya.
Selain festival musik pihaknya juga telah mempersiapkan lebih dari 260 event selama satu tahun. Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi dan menggairahkan pariwisata.
“Untuk musik dalam waktu kami juga sudah menyiapkan event menciptakan lagu Melayu. Jadi nanti kita bakal ada lagi Melayu baru,” katanya.
Ardi berharap, semoga pandemi COVID-19 tak membeludak kembali agar kegiatan yang menciptakan kerumunan dapat digelar.
Selain menjadi langganan jazz festival, pekan ini XYZ Live Ground 2022 digelar di Batam. Meski hujan dan diwarnai listrik padam, konser musik ini tetap mampu mendatangkan penonton sampai membeludak di Temenggung Abdul Jamal pada Sabtu 27 Agustus 2022.
Penulis: Engesti









