Capaian Vaksinasi Batam 86,83 Persen

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad meninjau vaksinasi di SMP 45 Batam, Sabtu (23/10/2021).
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad meninjau vaksinasi di SMP 45 Batam, Sabtu (23/10/2021).

Batam (gokepri.com) – Kota Batam terus menggesa vaksinasi untuk memaksimalkan kekebalan tubuh (herd immunity) masyarakat terhadap Covid-19. Hingga Sabtu 6 November 2021, capaian vaksinasi dosis pertama sudah menyasar 787.807 orang atau sekitar 86,83 persen dari total sasaran 907.317. Sedangkan dosis kedua sudah mencapai 645.351 atau sekitar 71,13 persen.

Rinciannya, vaksinasi dosis pertama kepada warga berusia di atas 18 tahun sudah mencapai 689.579 atau sekitar 87,35 persen dari target 789.451 orang. Sedangkan dosis kedua mencapai 567.980 atau sekitar 71,95 persen.

Kemudian remaja usia 12 sampai 17 tahun, vaksinasi dosis pertama sudah menyasar 98.228 orang atau sekitar 83,34 persen dari target 117.866 orang. Sedangkan dosis kedua sudah menyasar 77.371 orang atau sekitar 65,64 persen.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad megatakan bahwa vaksinasi terus digesa hingga nantinya target sasaran tercapai 100 persen. “Vaksin masih jalan terus, termasuk untuk lansia saya minta yang belum supaya segera vaksin,” katanya.

Untuk melihat kekebalan tubuh masyarakat terhadap Covid-19, Pemko Batam juga melakukan survei herd immunity. Survei tersebut dilakukan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam dengan melibatkan ahli epidemiologi yang ada di Batam.

“Hasilnya 70,1 persen imun masyarakat Batam sudah terbentuk dan 10,4 persen yang masih rentan terhadap Covid-19,” kata Amsakar.

Menurut Amsakar, survei ini sangat penting sebagai bahan pertimbangan Pemko Batam dalam mengambil kebijakan ke depannya. Khususnya terkait dengan rencana travel bubble atau pembukaan pintu bagi wisatawan mancangera (wisman) ke Kota Batam.

“Mudah-mudahan dengan hasil survei yang kita lakukan, Pemko Batam tidak salah dalam mengambil kebijakan, karena ini berkaitan dengan kesehatan masyarakat,” katanya.

Bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam mendapatkan layanan vaksinasi Covid-19, bisa melapor ke petugas layanan pengaduan (call center). Layanan ini disiagakan di berbagai titik, seperti di puskesmas-puskesmas, Dinas Kesehatan, Polda, RSKI, Polresta, dan Rumkitban TNI AD. Melalui call center, masyarakat bisa bertanya dan mendapatkan informasi seputar vaksinasi.

“Kami menyiagakan petugas call center di setiap puskesmas,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi.

Azis, warga Tanjungpiayu, Seibeduk mengaku terbantu dengan adanya layanan informasi tentang vaksinasi Covid-19 tersebut. Sebelumnya, ia terpaksa keliling ke beberapa sentra vaksinasi untuk mendapatkan vaksinasi dosis kedua.

“Sekarang dengan adanya call center, kita bisa pastikan dulu dimana bisa melakukan vaksinasi, sehingga tidak bolak-balik dari satu tempat ke tempat lainnya. Karena sebagai pekerja, kita hanya dikasih izin terbatas oleh perusahaan untuk keluar saat jam kerja,” kata karyawan di perusahaan kawasan Mukakuning ini. (zak)

Baca juga: Hari Bakti ke-50 Tahun, BP Batam Bersama PIKORI Gelar Vaksinasi Massal

Pos terkait