Bupati Karimun Minta Entrepreneur Muda Pasarkan Produk UMKM Secara Online

Bupati Karimun Aunur Rafiq didampingi Kadis Kesehatan, Rachmadi.

Karimun (gokepri.com) – Lebih dari 160 pelaku usaha rumah tangga di Karimun dengan hasil produksinya mencapai 900 item belum memiliki izin Industri Rumah Tangga (IRT).

Dampaknya, produk yang dihasilkan pelaku usaha rumah tangga di Karimun itu belum mampu menembus pasaran secara luas.

Padahal, hasil produksi yang rata-rata digeluti oleh kaum ibu ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Bupati Karimun Aunur Rafiq berkomitmen agar pelaku usaha rumah tangga yang ada di Karimun terus maju dan berkembang.

Salah satu yang dilakukan Bupati Rafiq adalah dengan mengadakan penyuluhan melalui Dinas Kesehatan terkait pengamanan bahan pangan agar aman untuk dikonsumsi.

Komitmen lainnya adalah dengan melakukan pengawasan melalui Dekranasda Kabupaten Karimun.

Hanya saja, peran pemerintah dalam mengembangkan UMKM di Karimun tidak begitu besar.

Untuk itu, Aunur Rafiq meminta kepada para enterpreneur muda di Karimun yang memiliki keahlian dalam bidang IT atau online agar sama-sama membantu UMKM Karimun melalui sistem online.

“Sekarang ini anak-anak muda kan cenderung melakukan aktivitas melalui online, maka dari itu saya minta kepada entrepreneur muda bisa melakukan marketing secara online untuk membantu UMKM Karimun,” katanya.

Aunur Rafiq yakin sangat banyak anak-anak muda Karimun yang menguasai informasi teknologi (IT). Sehingga, diharapkan peranan mereka dalam membantu promosikan hasil usaha pelaku UMKM Karimun dengan cara online.

“Banyak kok, pemuda atau anak-anak kita yang menguasai teknologi. Saat ini mereka tidak perlu bekerja di pemerintah atau honorer, mereka kan bisa memasarkan produk UMKM dengan sistem digitalisasi,” ungkapnya.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait