BATAM (gokepri) – Hujan deras yang melanda kota Batam sejak Selasa 28 Februari 2023 mengakibatkan longsor di Bukit Kemuning, Tanjung Piayu. Sebagian tanah dan bebatuan amblas, menutup sebagian jalan di lokasi tersebut dan menghambat akses bagi warga Perumahan yang ingin keluar dan kembali.
Mochamat Mustofa, anggota Komisi IV DPRD Batam, berjanji akan mencarikan solusi untuk penanganan tanah di lokasi tersebut. Ia akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam untuk berkonsultasi dengan warga dalam mencari solusi terbaik agar kejadian bencana alam tidak terulang kembali.
“Harus dicari solusinya. Kita tidak mau kejadian longsor seperti tahun 2016 lalu terjadi lagi,” kata dia saat ditemui di lokasi, Rabu 1 Maret 2023.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga meminta Badan Pengelolaan (BP) Batam mengalokasikan lahan dengan lebih bijak di wilayah Sei Beduk, karena alokasi lahan yang dulu pernah dilakukan bermasalah dan berdampak pada banjir baru-baru ini. Ia mengungkapkan bahwa air semuanya tumpah-tuah, dan banyak lokasi yang banjir.
“Tadi malam kami rasakan betul, air semuanya tumpah ruah. Kami sampai pukul 03.00 WIB dini hari keliling dan banyak lokasi yang banjir,” kata dia.
Sebagai langkah awal, warga bersama perangkat RT/RW membersihkan material tanah dan batu akibat longsor. Mereka terpaksa meminjam satu unit eskavator yang dimiliki oleh salah satu perusahaan pengembang properti di wilayah tersebut, karena alat berat milik Dinas terkait sedang dipakai semua. Warga juga melakukan penutupan akses jalan bagi warga Perumahan Bukit Kemuning yang akan melintas sebagai langkah awal untuk mencegah longsor susulan.
Longsor di Bukit Kemuning, Kecamatan Sei Beduk ini bukan kejadian pertama. Tahun 2016 lalu, kejadian serupa pernah terjadi dan mengakibatkan empat rumah tertimbun, akses jalan waktu itu juga putus sampai berbulan-bulan.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan pihak terkait dapat segera mencari solusi terbaik untuk mencegah bencana alam serupa terjadi di masa depan. Warga diharapkan tetap waspada dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar untuk mencegah terjadinya bencana alam yang tidak diinginkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









