BATAM (gokepri) – BP Batam memastikan pembangunan rumah baru bagi warga terdampak Rempang Eco-City berjalan lancar. 101 rumah telah rampung, dan 68 keluarga telah menempatinya.
Anggota Bidang Investasi dan Pengusahaan (Deputi IV) BP Batam, Fary Djemy Francis, meninjau langsung progres pembangunan rumah baru untuk warga terdampak pengembangan Kawasan Rempang Eco-City di Tanjung Banon, Kamis (20/3/2025). Dalam kunjungan ini, Fary memastikan pengerjaan rumah di atas tanah seluas 500 meter persegi berjalan maksimal tanpa kendala.
“Kami berupaya agar pembangunan 350 unit rumah baru untuk warga bisa selesai. Laporan tim saat ini, 101 rumah telah rampung dan 68 unit di antaranya telah ditempati warga yang dua hari lalu menerima SHM,” ujar Fary di sela kegiatan.
Fary mencatat beberapa hal terkait pengerjaan kawasan yang sedang berlangsung. Salah satunya adalah pembangunan rumah ibadah untuk warga yang telah menempati rumah baru. Meskipun saat ini telah tersedia tempat ibadah sementara, Fary ingin penyediaan fasilitas sosial dan fasilitas umum menjadi prioritas pembangunan kawasan ke depannya.
“Kami akan segera memfasilitasi pembangunan fasos dan fasum. Tujuannya, masyarakat jadi lebih mudah untuk melaksanakan ibadah. Ini menjadi hal penting yang perlu kita pikirkan bersama,” tambahnya.
Fary juga merinci pembangunan rumah baru di Kawasan Tanjung Banon akan berlangsung dalam dua tahap. Selain 350 unit rumah pada tahap pertama, BP Batam akan melanjutkan pembangunan 178 unit rumah di tahap kedua. Diharapkan, warga yang saat ini menempati hunian sementara dapat segera pindah ke rumah baru dan menerima SHM seperti yang telah diterima oleh 68 KK sebelumnya.
“BP Batam bertugas menyukseskan proyek Rempang Eco-City sebagai salah satu program prioritas nasional. Kami juga akan melakukan rapat dengan tim pokja terkait kendala yang ada sehingga kita bisa berbagi peran dalam penyelesaiannya. Tujuannya tentu agar program strategis nasional ini bisa terealisasi dengan baik,” pungkasnya.
Baca Juga: Warga Rempang Terima SHM, Apresiasi Komitmen Presiden dan BP Batam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







