BATAM (gokepri) – Kepala BP Batam Muhammad Rudi mempersiapkan pengembangan infrastruktur Batam hingga 2028 mendatang. Pembangunan jalan misalnya, dipastikan berwawasan penghijauan kota berupa penanaman pohon sebagai jalur hijau.
Dalam persiapan tersebut, BP Batam melakukan pelebaran jalan di Kota Batam dengan tujuan meningkatkan kesiapan jalan untuk dapat mengakomodir mobilitas dan aksesibilitas kendaraan dalam jangka waktu yang panjang.
Hal ini dilakukan agar jalan dapat selalu dipantau kemampuannya dalam melayani mobilitas kendaraan dan lalu lintas jalan. Salah satu koridor utama yang sedang dalam proses pelebaran adalah koridor ke Bandara Hang Nadim.
“Pengembangan Kota Batam selama tiga tahun terakhir, secara masif ditata dan dikembangkan baik dari sisi darat, laut maupun sisi bandar udara. Hal tersebut dilakukan untuk menyiapkan ketahanan infrastruktur Batam hingga 2028 mendatang,” ungkap Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait, Senin 20 Maret 2023. “Kapasitas jalan kita harus cukup melayani. Melayani siapa, yakni pengguna jalan baik kendaraan berat bagi industri dan masyarakat tentunya. Sehingga jalan harus dikondisikan agar nyaman bagi pemakai jalan.”

Kepala BP Batam Muhammad Rudi jauh-jauh hari telah memikirkan upaya rehabilitasi atau peningkatan pelayanan ruas-ruas jalan di Batam. Misalnya, pekerjaan pelebaran jalan koridor utama dari arah dan ke Bandara yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan.
“Sebelumnya estimasi 4 sampai 5 lajur masing-masing. Namun dengan pertimbangan proyeksi Batam ke depan, jalan akan dibuat 6 lajur,” sambung Tuty. BP Batam memastikan pengembangan yang ada harus berwawasan lingkungan agar Kota Batam dapat terus berkembang secara infrastruktur sebagai Kota Baru yang modern namun tetap hijau dan asri. Program penghijauan Kota Batam dengan penanaman pohon jati emas sejak November 2022 tetap menjadi prioritas, dan BP Batam memastikan pelebaran jalan tidak akan menghambat program tersebut.
BP Batam telah mempersiapkan sebanyak 12.000 pohon jati emas yang sehat dan subur yang saat ini direhab di Sei Temiang, dan akan dipindah pada titik yang sesuai agar tidak mengganggu program penghijauan Kota Batam. BP Batam juga akan bertanggung jawab agar pohon jati emas dapat terus tumbuh dengan baik.
“Program penghijauan kami pastikan tidak akan terganggu. Untuk mereduksi resiko kerusakan, pohon akan dipindah pada titik yang sesuai. Dan mengantisipasi apabila terdapat kerusakan pada proses pengerjaan jalan, kami sudah siapkan 12.000 pohon jati emas yang sehat yang saat ini direhab di Temiang,” papar Tuty.
BP Batam mengapresiasi perusahaan yang terlibat dalam pengadaan pohon jati emas ini. Tuty memastikan BP Batam akan bertanggungjawab terhadap pohon jati emas ini sebagai komitmen terhadap penghijauan Kota Batam. “Pengusaha yang telah berpartisipasi dalam program ini tidak perlu khawatir, BP Batam akan bertanggung jawab agar pohon jati emas dapat terus tumbuh dengan baik,” papar Tuty.
Direktur Infrastruktur Kawasan Ponco Subekti mengatakan pelebaran jalan hingga enam lajur diperlukan untuk menjaga tingkat pelayanan jalan di Kota Batam. Peningkatan pelayanan dan traffic di Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Batu Ampar juga memerlukan kapasitas hingga enam lajur pada ruas Jaringan Jalan Primer di Batam guna menjaga tingkat pelayanan jalan/Level of Service A. Peningkatan dan penambahan prasarana jalan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan arus lalu-lintas yang semakin meningkat dan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.
“Dalam rencana awal jumlah lajur cepat sebanyak 5 lajur, namun mengingat kondisi dengan traffic forecast di Hang Nadim dan Pelabuhan Batu Ampar perlu disiapkan ruang untuk pelebaran lajur cepat menjadi 6 lajur,” kata Ponco yang baru saja dilantik.
Kasubdit Pembangunan Fasilitas Wisata dan Lingkungan Hidup Wulung Dahana mengatakan, bahwa sebanyak 12.000 pohon jati emas telah direhabilitasi di Sei Temiyang dan tumbuh subur.
“BP Batam telah menyiapkan dua belas ribu pohon jati emas yang baru, yang telah direhabilitasi di Temiang. Tinggal menunggu waktu yang tepat. Semua yang ada di sana tumbuh dengan sangat baik.” Kata Wulung.
Hal ini sejalan dengan visi BP Batam yang telah dicanangkan bahwa Kota Batam dikembangkan menjadi daerah investasi yang semakin maju, modern dan berwawasan lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Kepala BP Batam Tinjau Pertumbuhan Pohon Kayu Jati Emas
Penulis: Engesti









