BATAM (gokepri.com) – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama dengan Kementerian Investasi / BKPM RI melakukan jemput bola penyelesaian kendala pada sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) yang dihadapi para pelaku usaha.
Untuk mengetahui kendala tersebut BP Batam dan Kementerian Investasi mengundang para pelaku usaha di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam khususnya di sektor perhubungan laut, maritim dan perdagangan, Kamis 16 Februari 2023.
Bertempat di Harris Hotel, sebanyak 76 perusahaan hadir mengikuti Bimbingan Teknis Perizinan Berusaha Berbasis Resiko di sektor perhubungan laut, perdagangan, ketentuan perizinan di KPBPB Batam.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Subdirektorat Pemantauan Kepatuhan Perizinan Berusaha Sektor Primer dan Tersier, Kementerian Investasi / BKPM RI, Benny Marcustiono.
Dalam sambutannya, ia mengatakan pihaknya menyadari dalam penerapan sistem dan teknis pelaksanaan OSS masih ada kendala yang dihadapi oleh para pelaku usaha.
Pertemuan tersebut menjadi salah satu cara bagi Kementerian Investasi untuk memperoleh informasi mengenai kendala dan mendapat masukan dari para pelaku usaha.
Dari informasi itu kemudian akan diurai kendala-kendala teknis dengan asistensi langsung dari Kementerian Investasi.
“Kendala itu kami menyadari masih ada. Sehingga dengan Bimtek ini kami berharap dapat membantu menguraikan masalah tersebut. Sekaligus kami menerima masukan dari para pelaku usaha di Batam.” Katanya.
Direktur PTSP BP Batam Harlas Buana yang juga menjadi narasumber pada kegiatan ini, mengatakan kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk para pelaku usaha.
Ia berharap para pelaku usaha yang hadir dapat memanfaatkan kesempatan tersebut.
“Bimtek langsung diasistensi oleh tim dari Kementerian Investasi/BKPM RI yang berjumlah 10 orang dan siap membantu mengurai kendala pada sistem OSS,” Kata Harlas.
Menurutnya langkah ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat dan BP Batam untuk mendukung investasi di Batam.
Kegiatan tersebut kata di merupakan perwujudan dari semangat Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang terus menekankan agar BP Batam mempermudah perizinan bagi pelaku usaha.
“Semua harus cepat. Dan beliau juga amat memberikan perhatian pada sektor yang menjadi ruh Batam, seperti maritim dan perdagangan,” kata Harlas.
Baca Juga: Pengusaha Korea Selatan Ke Batam, Rudi Beberkan Potensi Investasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Eri









