BOR Pasien Covid-19 Kepri di Atas Rata-Rata Nasional

Karyawan Nagoya Hill
Vaksinasi karyawan di Nagoya Hill Shopping Mall, Kota Batam, Sabtu (29/5/2021). (foto: Humas Pemko Batam)

Jakarta (gokepri.com) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan ketersediaan tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) untuk pasien Covid-19. Terdapat lima provinsi dengan BOR di atas 50 persen, yaitu Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Jambi, dan Riau.

“BOR Nasional rata-rata mingguan mengalami peningkatan 14,07 persen dibandingkan rata-rata minggu sebelumnya, di mana per 6 Juni BOR Nasional sebesar 40 persen,” ujar Airlangga pada Konferensi Pers usai Rapat Terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/6/2021).

Menurut Airlangga, perkembangan kasus konfirmasi harian dan kasus aktif secara umum masih terkendali. Namun mulai menunjukkan tren kenaikan pada beberapa hari terakhir, pasca-Idulfitri. Tingkat kasus aktif di Indonesia per 6 Juni 2021 sebesar 5,3%, masih jauh lebih baik dari kasus aktif global di angka 7,5%. Sedangkan tingkat kesembuhan Indonesia berada di 91,9% (Global 90,3%); dan kematian sebesar 2,80% (Global 2,15%).

Kasus aktif nasional per 6 Juni 2021 berjumlah 98.455 kasus, mengalami penurunan sebesar 44,2% dibandingkan dari puncak kasus pada 5 Februari 2021. Jumlah kasus aktif terendah terjadi pada 18 Mei 2021 dengan 87,514 kasus. Namun, sejak 19 Mei 2021 kembali mengalami tren peningkatan, bahkan pada 29 Mei-2 Juni 2021 kasus aktif berada di atas 100.000 kasus.

Kenaikan kasus aktif pasca-Idulfitri memiliki rata-rata kasus aktif dalam seminggu terakhir meningkat 0,85% dibandingkan dengan rata-rata minggu sebelumnya. “Kita perlu mewaspadai periode peningkatan kasus setelah libur Idulfitri yang diperkirakan terjadi pada 4-5 minggu setelahnya,” ujarnya.

Tren konfirmasi harian sebelum Idulfitri di kisaran 5.000-6000 kasus perhari, satu minggu pasca Idulfitri yakni pada 13-19 Mei 2021 mengalami tren penurunan, namun sejak 19 Mei terus mengalami peningkatan kembali ke angka 5.000-6.000 kasus per hari.

Dibandingkan negara lain, jumlah kasus terkonfirmasi mingguan per 1 juta penduduk di Indonesia masih jauh lebih rendah. Yakni Indonesia 147 orang per 1 juta penduduk, Malaysia 1.607 orang per 1 juta penduduk, India 662 orang per 1 juta penduduk, dan Perancis 731 orang per 1 juta penduduk.

Di Indonesia terdapat 5 provinsi dengan kasus aktif terbesar yang berkontribusi atas 65% kasus aktif tingkat nasional, antara lain adalah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Papua, dan Riau. Provinsi di Pulau Jawa berkontribusi sebesar 52,4% terhadap kasus aktif nasional, sedangkan provinsi di Sumatera berkontribusi sebesar 26,5%. (wan)

BAGIKAN