Berkolaborasi dengan Meta, Bawaslu Batam Awasi Hoaks di Medsos

Ketua Bawaslu Batam Antonius Itoloha. Foto: Gokepri.com/Engesti

BATAM (gokepri.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menjalin kerja sama dengan Meta, perusahaan yang menaungi Facebook, WhatsApp dan Instagram untuk menunjang kegiatan pengawasan di media sosial (medsos) selama proses Pilkada 2024.

“Kami berkolaborasi dengan Meta untuk mengawasi konten-konten di medsos yang melanggar ketentuan dan dapat memicu terganggunya penyelenggaraan Pilkada,” kata Ketua Bawaslu Kota Batam, Antonius Itolaha Gaho, Rabu 14 Agustus 2024.

Antonius menyebutkan, dalam pelaksanaannya, Meta akan membantu Bawaslu menyaring konten di medsos untuk menangkal hoaks, politik SARA, kampanye hitam, sampai pada tahapan take down terhadap konten yang melanggar hukum.

HBRL

Baca Juga: KPID dan PWI Berperan Cerdaskan Pemilih untuk Tangkal Hoaks di Pemilu 2024

“Diharapkan dengan kolaborasi ini, potensi polarisasi di masyarakat dapat semakin terhindar,” ucapnya.

Menurutnya, pelanggaran di sosial media bakal marak terjadi pada masa tahapan pendaftaran calon kepala daerah hingga pada masa kampanye.

“Ini adalah masa-masa krusial,” kata dia.

Selain itu, Bawaslu mengingatkan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berhati-hati dalam beraktivitas di media sosial, terutama terkait dengan interaksi di akun-akun pasangan calon (paslon).

“Like, komen juga tidak boleh. Apalagi masuk ke dalam foto paslon. Karena undang-undangnya ada di pasal 70 UU Pilkada. Acuan kita tetap regulasi,” kata dia.

Bawaslu Batam akan terus memantau aktivitas ASN di media sosial selama masa kampanye. ASN yang terbukti melanggar aturan netralitas ini dapat dikenai sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Pilkada ini adalah hajat pemerintah daerah dananya pasti dari hibah pemerintah daerah. Kami minta dukungannya agar pilkada ini sukses. Netralitas ASN ini sangatlah diharapkan. Kami minta profesionalitasnya dijaga,” kata dia.

Bawaslu Batam juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam mengawasi netralitas ASN selama Pilkada. Masyarakat diimbau melaporkan jika menemukan adanya indikasi ketidaknetralan ASN dalam bentuk apapun.

“Personel kami terbatas. Masyarakat bisa turut membantu Bawaslu dalam melaporkan,” kata dia.

Sekretaris Kota Batam Jefridin Hamid meminta agar para ASN bersikap netral. Jangan sampai ASN kota Batam terlibat ke dalam politik praktis.

“Saya minta ASN tidak terlibat, harus netral,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait