Misni (39), tetangga A, mengatakan, dulunya A pernah bekerja di perusahaan Putra Siregar tersebut sebelum akhirnya menjadi guru di lembah Darul Tauhid.
“Dia pernah di sana. Dulu itu kalau ada bantuan-bantuan dari Putra Siregar itu dia yang meng-handle, dia lah yang mendata warga-warga sini,” jelasnya, Kamis (16/12).
Ia sempat kaget saat mengetahui A diseret oleh tim Densus 88. Katanya, A merupakan sosok yang baik terhadap warga sekitar. Bahkan, juga dikenal ramah dan sering memberikan bantuan.
“Kaget saya, padahal orangnya bagus. Tak menyangka saya. Tanya la RT, RWnya,” katanya.
Menurutnya, tidak ada aktivitas yang mencurigakan di rumah A. Selama A bekerja di perusahaan ponsel terbesar di Kota Batam itu masyarakat sekitar justru sangat terbantu. Sebab, sering membagikan sembako kepada warga sekitar.
“Tidak ada yang mencurigakan. Ini kami semua kaget,” katanya.
Sekedar informasi, Densus 88 Anti Teror melakukan operasi penangkapan terduga teroris di kota Batam pada Kamis (16/12).
Berdasarkan Informasi, Densus 88 Anti Teror mengamankan satu orang berinisial A di Kampung tua, Dapur 12.
Tetapi dari sumber informasi yang di dapat terduga teroris yang diamankan ternyata ada 4 orang dan ditangkap di 4 lokasi berbeda di Sagulung.
Terduga teroris yang diamankan itu yang pertama di kavling Nato Permata, terduga teroris yang kedua di Kavling Kamboja, Sagulung. Terduga teroris yang ketiga diamankan di Perumahan Buana Raya Cluster Bougenville dan terduga teroris yang keempat diamankan di kampung tua dapur 12.
Keempat orang yang diamankan itu diketahui merupakan jaringan Jamaah Islamiyyah (JI). salah satu terduga teroris yang berhasil diamankan di Kota Batam ini bekerja sebagai guru Agama Islam di salah satu Madrasa di Kota Batam.
Informasi yang dihimpun, salah satu terduga teroris yang diamankan berprofesi sebagai guru di salah satu Madrasah Ibtidaiyah di kota Batam itu merupakan ketua Jamaah Islamiyyah Kepri.
Selain itu terduga teroris yang diamankan di kavling Nato itu juga diketahui sebagai pencari dana untuk JI di Kepri.
Dikonfirmasi kembali ke Kasubdid Penmas Bid Humas Polda Kepri, Kompol Robby Topan ManusiwaIa mengatakan pihaknya juga tengah mengkonfirmasi kejadian penangkapan terduga teroris tersebut.
“Sebentar ya, lagi konfirmasi ke Mabes (Polri), ini masih minta informasi jika sudah ada kita kabari,” kata Robby melalui telepon selulernya.
Penulis: Engesti








